Ilustrasi: Penumpang Kereta Api tiba di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Selasa (24/3/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Bagi calon penumpang yang ingin bepergian dari Jakarta ke Solo menggunakan kereta api, dua nama yang paling sering dibandingkan adalah KA Jaka Tingkir dan KA Fajar Utama Solo. Keduanya sama-sama melayani rute Jakarta-Solo, namun menawarkan pengalaman perjalanan yang cukup berbeda.
Perbedaan paling mencolok terletak pada kelas layanan, kenyamanan kursi, harga tiket, hingga jam keberangkatan. Karena itu, penting bagi penumpang untuk mengetahui karakter masing-masing kereta sebelum membeli tiket.
Jika mengutamakan harga ekonomis dengan fasilitas modern, KA Jaka Tingkir bisa menjadi pilihan menarik. Namun bagi penumpang yang ingin perjalanan lebih cepat dengan opsi kelas eksekutif, KA Fajar Utama Solo layak dipertimbangkan.
Berikut 9 perbedaan utama KA Jaka Tingkir dan KA Fajar Utama Solo untuk rute Jakarta-Solo.
1. Jenis Kelas dan Tipe Gerbong
KA Jaka Tingkir sepenuhnya menggunakan rangkaian Ekonomi New Generation. Kursinya sudah memakai model captain seat dengan konfigurasi 2+2 yang menghadap searah laju kereta sehingga lebih nyaman selama perjalanan jauh.
Sementara itu, KA Fajar Utama Solo merupakan kereta campuran yang menyediakan kelas Eksekutif dan Ekonomi Premium. Pada beberapa gerbong ekonomi premium, posisi kursi masih saling berhadapan.
2. Harga Tiket KA Jaka Tingkir Lebih Murah

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
