
Warga Jepang dan turis yang memadati jalan di Shibuya. (theprofessionalhobo)
JawaPos.com – Pemerintah Jepang mulai menanggung biaya program untuk membantu warga asing memahami aturan lokal. Kebijakan ini diambil di tengah meningkatnya jumlah penduduk asing dan kekhawatiran soal ketertiban di komunitas.
Seperti dilansir Kyodo, Minggu (19/4), dukungan ini mulai berlaku pada tahun fiskal 2026 sejak April. Pemerintah akan membiayai sebagian program yang dijalankan pemerintah daerah.
Program tersebut mencakup edukasi pemilahan sampah dan pembelajaran bahasa Jepang. Selain itu, warga asing juga didorong untuk ikut dalam kegiatan komunitas seperti asosiasi lingkungan.
Sebelumnya, bantuan pemerintah hanya mencakup sosialisasi sistem nasional. Misalnya terkait pajak dan asuransi sosial, bukan aturan spesifik di tingkat lokal.
Perubahan ini terjadi seiring meningkatnya jumlah warga asing di Jepang. Pemerintahan Perdana Menteri Sanae Takaichi ingin mendorong integrasi yang lebih tertata.
Pemerintah juga akan melatih tenaga perantara antara warga asing dan pemerintah daerah. Mereka bertugas menyampaikan informasi administratif dan menangani konsultasi kehidupan sehari-hari.
Menurut data otoritas imigrasi Jepang, jumlah warga asing mencapai sekitar 4,12 juta orang pada akhir tahun lalu. Angka itu menjadi rekor tertinggi selama empat tahun berturut-turut.
Peningkatan jumlah tersebut memunculkan berbagai persoalan di tingkat komunitas. Pemerintah daerah pun mendorong perluasan dukungan agar integrasi berjalan lebih baik.
Dalam pidato kebijakan pada Februari, Takaichi menegaskan pentingnya koeksistensi yang tertib dan harmonis. Ia juga menyatakan akan bertindak tegas terhadap perilaku yang dianggap bermasalah.
Survei Kyodo menunjukkan 35 dari 47 prefektur telah menyiapkan program baru atau memperluas inisiatif serupa. Langkah ini menjadi bagian dari upaya nasional menghadapi perubahan demografi.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
