
Kereta Cepat Whoosh tiba di Stasiun Halim, Jakarta, Sabtu (5/4/2025). (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
JawaPos.com - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat lonjakan signifikan jumlah wisatawan mancanegara yang menggunakan layanan kereta cepat Whoosh selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Adapun yang paling dominan berasal dari Malaysia.
General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengungkapkan, layanan Whoosh tak hanya diminati penumpang domestik, tetapi juga wisatawan asing yang memanfaatkan momentum libur akhir tahun untuk berkunjung ke Indonesia.
“KCIC mencatat bahwa layanan Whoosh selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 tidak hanya diminati oleh penumpang domestik, tetapi juga wisatawan mancanegara,” ujar Eva dalam keterangannya, Minggu (28/12).
Secara kumulatif sejak mulai beroperasi pada 2023 hingga 2025, jumlah penumpang asal Malaysia yang telah menggunakan layanan Whoosh tercatat mencapai sekitar 294 ribu penumpang. Sementara total penumpang internasional secara keseluruhan mencapai sekitar 394 ribu penumpang.
Khusus ada periode Nataru ini, tercatat sebanyak 13 ribu penumpang internasional menggunakan layanan Whoosh. Dari jumlah tersebut, sekitar 53 persen atau sekitar 7 ribu penumpang merupakan wisatawan asal Malaysia sejak 18 Desember 2025.
Eva menjelaskan, setiap harinya terdapat sekitar 750 hingga 1.000 wisatawan Malaysia yang memanfaatkan Whoosh untuk melanjutkan perjalanan dari Jakarta menuju Bandung dan berbagai kawasan wisata di Jawa Barat selama momen libur Natal.
“Wisatawan Malaysia memanfaatkan libur akhir tahun untuk berwisata di Bandung, serta mengunjungi sejumlah destinasi wisata alam di Jawa Barat seperti Lembang, Ciwidey, dan berbagai destinasi lainnya,” jelas Eva.
Seiring tingginya mobilitas masyarakat selama libur akhir tahun, KCIC juga mencatat peningkatan signifikan jumlah penumpang harian. Pada Jumat (26/12), jumlah penumpang Whoosh mencapai sekitar 21 ribu orang.
Sementara pada Sabtu (27/12), hingga siang hari, tiket yang telah terjual menembus 16 ribu tiket dan diperkirakan mencapai sekitar 22 ribu penumpang hingga akhir hari.
Secara kumulatif, selama masa Angkutan Nataru, total tiket Whoosh yang terjual mencapai sekitar 225 ribu tiket. Rata-rata volume penumpang harian berada di kisaran 22 hingga 24 ribu penumpang per hari, atau meningkat sekitar 20–30 persen dibandingkan hari biasa yang berada di kisaran 16 hingga 18 ribu penumpang per hari.
"KCIC mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk merencanakan perjalanan dengan baik serta melakukan pemesanan tiket lebih awal melalui aplikasi Whoosh maupun laman resmi ticket.kcic.co.id guna memastikan ketersediaan tempat duduk sebelum tiba di stasiun, sehingga perjalanan selama libur Nataru dapat berlangsung aman dan nyaman,” tutup Eva.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Kronologi Kecelakaan Maut BYD M6 di Kembangan Jakbar, Ibu dan Anak Meninggal di TKP
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Bournemouth vs Lincoln City di Carabao Cup: The Cherries Menang Lewat Adu Penalti
Kasus Keracunan MBG Berastagi Sisakan Masalah Serius, Siswa Alami Gangguan Saraf hingga Jantung
Viral Pernyataan Pribadi Deputi Bakom soal Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung Api di Indonesia
Prediksi Skor AEK Athens vs LASK Linz di Liga Champions: Tuan Rumah Pesta Gol!
Raditya Dika Gagal Pulang ke Indonesia, Pesawat dari Doha Putar Balik Usai 4 Jam di Udara
