
Ilustrasi armada pesawat maskapai penerbangan. (Istimewa)
JawaPos.com-Di tengah ketatnya persaingan industri penerbangan, peringkat dan penghargaan global yang diberikan lembaga independen seperti AirlineRatings menjadi acuan penting bagi penumpang.
Peringkat dan penghargaan yang diberikan bukan sekadar simbol prestise, tetapi indikator nyata tentang keselamatan, kualitas layanan, hingga komitmen maskapai terhadap keberlanjutan.
Selain itu, penilaian semacam ini jelas tidak hanya menyoroti layanan kabin, tetapi juga aspek teknis seperti keselamatan operasional, efisiensi armada, dan komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan.
Bagi penumpang maskapai berbiaya rendah atau LCC (Low Cost Carrier) informasi ini sangat krusial. Banyak yang beranggapan tiket murah identik dengan standar yang lebih rendah, padahal sejumlah maskapai justru mampu menjaga konsistensi keselamatan dan kualitas.
Salah satunya adalah Vietjet, maskapai asal Vietnam yang baru-baru ini diakui dalam Sustainability Awards 2025. Selain fokus pada penggunaan bahan bakar berkelanjutan (Sustainable Aviation Fuel/SAF).
Vietjet juga mengoperasikan armada muda berbasis Airbus A321neo.
"Pesawat generasi baru ini juga mengurangi emisi CO₂ dan tingkat kebisingan, yang menjadi indikator teknis penting dalam evaluasi keberlanjutan penerbangan," jelas manajemen Vietjet melalui keterangannya.
Dalam aspek keselamatan, AirlineRatings memberikan penilaian berbasis data audit global, rekam jejak insiden, serta kepatuhan terhadap standar internasional dari organisasi seperti International Civil Aviation Organization (ICAO) dan International Air Transport Association (IATA).
Vietjet sejak 2018, mengklaim konsisten meraih skor tertinggi 7/7 bintang untuk keselamatan. Di Asia-Pasifik, semakin banyak maskapai murah menawarkan rute internasional, termasuk ke Indonesia.
Dalam situasi ini, transparansi penilaian global memberikan jaminan bahwa sekalipun tiket lebih terjangkau, aspek teknis seperti keamanan mesin, efisiensi operasional, dan keberlanjutan tetap diperhitungkan.
Dengan kata lain, peringkat global bukan sekadar penghargaan, melainkan panduan bagi penumpang untuk menilai kualitas penerbangan dari sisi teknis maupun layanan, bahkan saat memilih maskapai berbiaya rendah.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
