
JALAN-JALAN SEKALIGUS BELAJAR: Berkat deretan situs sejarah yang ditemukan, Desa Kemiri telah menjadi desa wisata yang mengandalkan tema edukasi sejarah. (JAWA POS RADAR JEMBER)
Sesuai namanya, di kawasan situs Sewu Umpak terdapat ribuan bebatuan bernilai sejarah tinggi yang menggambarkan kehidupan masyarakat di era sebelum Masehi. Di sana, selain berwisata, pengunjung bisa belajar sejarah.
ADA banyak bebatuan yang tersebar di situs yang terletak di Desa Kemiri, Kecamatan Panti, tersebut. Beberapa di antaranya berada di atas permukaan tanah, sementara masih banyak yang setengah terkubur atau benar-benar terpendam. Sebagian memiliki nilai sejarah yang signifikan.
Situs ini berada di lahan milik PDP Kahyangan. Masyarakat dapat mengunjunginya dengan melintasi pabrik karet, lalu melalui jalanan berbatu. Sepanjang perjalanan, pengunjung disuguhi pemandangan benda-benda dari batu yang diperkirakan digunakan oleh masyarakat peradaban masa lampau.
Di bawah pepohonan karet, terdapat batu lumpang dengan cekungan bulat yang diperkirakan digunakan untuk menumbuk. Selain itu, ditemukan pula talut-talut dan struktur bangunan yang terpendam di bawah tanah.
MENYEBAR: Sesuai namanya, di situs Sewu Umpak terdapat ribuan bebatuan yang diduga berasal dari zaman sebelum Masehi. (JAWA POS RADAR JEMBER)
Para pengunjung, terutama kalangan muda, menjadikan kawasan ini sebagai wahana untuk menyaksikan serpihan sejarah asal-usul Jember. Pepohonan hijau di sekitar situs menciptakan suasana sejuk yang menambah daya tarik kawasan tersebut.
Perpaduan itu pula yang membuat kawasan ini juga jadi destinasi wisata. Sejumlah kegiatan bertema traveling digelar di sana. Di antaranya jelajah purba. Para wisatawan diajak untuk mengeksplorasi beragam situs sejarah, sekaligus menikmati panorama alam sekaligus sejumlah wahana. Seperti wisata Boma, atau Lembah Binkes.
Kawasan ini ditemukan oleh seorang pegiat budaya dan sejarah Jember, Imam Jazuli, pada September lalu. Berdasarkan petunjuk seorang pencari rumput di daerah setempat, ia menemukan sebaran batuan interlock seperti pengunci struktur candi. Situs ini kini dinamakan Situs Sewu Umpak.
Sebuah umpak dengan motif ukiran telah diselamatkan. Dugaan Imam didukung oleh berbagai referensi dari kitab-kitab kuno seperti Kedewaguruan, Raja Pati Gundala, dan Tatu Panggelaran, hingga prasasti Humanding, Jaringan, dan Batur. Nama Gunung Hyang Argopuro disebut dalam dokumen-dokumen tersebut.
BERSEJARAH: Salah saatu batu klasik berukir yang ditemukan di kawasan lereng pegunungan Hyang Argopuro, Desa Kemiri, Kecamatan Panti. (JAWA POS RADAR JEMBER)
Menurut Imam, kawasan ini kemungkinan besar adalah Mandala Kedewaguruan, sebuah tempat untuk kegiatan pendidikan. “Cirinya persis, di gunung, sepi, dan jauh dari keramaian,” terang Staf Kebudayaan Juru Pelihara Cagar Kebudayaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jember itu.
Di kawasan Situs Sewu Umpak, terdapat pula prasasti batu sodong dengan ukiran timbul menggunakan aksara Kawi kuadrat. Prasasti ini menjadi bukti kuat bahwa situs tersebut merupakan peninggalan zaman klasik. Peradaban pada masa itu sudah menunjukkan tingkat kemajuan yang signifikan. “Sebaran batuannya banyak, mungkin lebih dari seribu jika ditelusuri hingga ke timur ke arah Kalijompo, Sukorambi,” tambah Imam.
Dulunya, kawasan ini diperkirakan sebagai tempat berlangsungnya sistem pendidikan, mulai dari Kedewaguruan hingga resi-resi sebagai guru.
Masa tersebut bersamaan dengan berdirinya kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha, sehingga sistem kasta berlaku. Masyarakat mendapatkan tempat dan pendidikan sesuai dengan status sosialnya. (sil/nur/ris)

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
