
SUASANA ALAM: Pengunjung bisa merasakan sensasi berkuliner di atas gazebo terbuka yang terletak di tepi sungai di kawasan Wisata Pinus Songgon. (Sulhan Hadi/Jawa Pos Radar Banyuwangi)
Begitu banyak pilihan destinasi wisata di Banyuwangi. Mulai wisata pantai, gunung, hingga perkebunan. Tak cuma itu, pelancong bisa merasakan sensasi berwisata di kawasan hutan pinus. Menikmati segarnya udara pohon pinus sambil bermain rafting hingga off-road.
---
BAYANGKAN akhir pekan Anda berada di tempat yang sejuk. Di antara rimbunnya hutan pinus, mendengarkan suara gemercik air sungai yang jernih serta merasakan berbagai wahana petualangan dalam satu waktu dan tempat yang saling terhubung.
Sensasi itu bisa dirasakan di objek Wisata Pinus Songgon. Destinasi itu berada di sepanjang daerah aliran Sungai Badeng di Desa Sumberbulu, Kecamatan Songgon. Tepatnya di area hutan pinus Perhutani KPH Banyuwangi Barat. Bentang alam yang bisa dinikmati, antara lain, hamparan sawah, ladang tebu, cengkih, dan hutan.
Destinasi yang berada di kawasan kaki Gunung Raung tersebut menawarkan begitu banyak sajian berwisata. Mulai rafting, paintball, edukasi kehutanan, hingga bertualang mengendarai mobil off-road untuk menjelajahi lintas alam.
Pengunjung juga bisa menikmati ragam sensasi saat bermalam di kawasan tersebut. Mulai kamping dengan banyak peserta di area perkemahan yang aman dan bersebelahan langsung dengan sungai ataupun berkemah privat dengan komunitas yang lebih kecil.
Selain bermalam di tenda, fasilitas menginap lain tersedia. Pengunjung bisa memilih singgah di homestay atau di rumah semut yang berada di tengah-tengah hutan pinus. Di tengah kondisi pandemi seperti saat ini, pengunjung tidak perlu khawatir. Kawasan itu sudah mengantisipasi sertifikat CHSE. Yakni, cleanliness (kebersihan), health (kesehatan), safety (keamanan), dan environment sustainability (kelestarian lingkungan). Selain itu, fasilitas pendukung seperti MCK hingga ruang pertemuan yang memadai sudah tersedia.
Objek wisata yang satu ini tidak jauh dari perkampungan sehingga suasana khas masyarakat sekitar hutan begitu terasa. Pengunjung bisa menyaksikan aneka kegiatan warga yang bisa jadi bonus cuci mata yang tidak terlupakan. Di antaranya, menyadap getah sampai rutinitas peternak membawa pakan ternak. ”Penyadap getah biasanya pagi. Kalau ramban, setelah duhur. Semua bisa dilihat langsung di sini,” ujar Yusuf Sugiyono, 50, ketua Pokmas Wisata Pinus Songgon itu.
Biasanya, untuk pilihan berkemah satu malam, pengunjung datang saat siang. Lalu, menikmati suasana sore hingga malam sambil menikmati kopi di tepi sungai. Di sini, ngopi juga menjadi salah satu sensasi yang diburu wisatawan, terutama penggemar kopi. Sebab, aneka jenis kopi tersedia di sana.
Untuk pilihan bermalam, ada yang bertenda atau di homestay. Dilanjutkan keesokan harinya bertualang. Bisa menikmati off-road atau merasakan sensasi arung jeram di sungai. ”Untuk arung jeramnya, ada yang untuk anak-anak dan dewasa,” terangnya.
Saat ini pengelolaan Wisata Pinus Songgon melibatkan 30 penduduk sekitar. Selain itu, di sana terdapat 33 warung yang dikelola warga. ”Pedagang kami bebaskan retribusi, yang penting jaga kebersihan,” kata Yusuf.
Selain itu, keberadaan Wisata Pinus Songgon memunculkan operator-operator yang dikelola secara pribadi oleh masyarakat sekitar. Sinergi yang terbangun cukup bagus.
”Di sini ada empat operator, ya kami sinergikan,” terangnya.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
