
CANTIK: Salah satu pemandangan di Gurun Sahara.
JawaPos.com - Gurun Sahara menjadi salah satu destinasi wisata wajib saat berkunjung ke Maroko. Ketua Divisi Media dan Informasi PPI Maroko Usamah Aljihadi memaparkan harga-harga yang biasa ditawarkan dan diambil para wisatawan internasional.
’’Harga paket yang ditawarkan oleh para agen perjalan ke Sahara juga tidak jauh berbeda, untuk paket perjalanan tiga hari dua malam, harga yang ditawarkan berkisar 850-950 dirham atau setara Rp 1-1,3 juta ,’’ papar Usamah.
Jika tidak memiliki banyak waktu, bisa juga memilih untuk mengikuti paket perjalanan dua hari satu malam dengan harga yang lebih murah. Harga yang ditawarkan sekitar 650-750 dirham atau setara dengan Rp 800.000 hingga Rp 1 juta.
Usamah juga mengatakan, jika memilih perjalanan dengan menggunakan transportasi publik, maka bisa menggunakan bus atau minibus yang memakan waktu sekitar 10-12 jam untuk sampai ke pinggiran kota Merzouga.
Setelah itu, turis harus menunggang unta menuju Sahara. Bus yang memiliki rute langsung dari Marakesh ke Merzouga adalah bus Supratour, yang merupakan cabang dari perusahaan kereta api ONCF, dimana jadwal keberangkatan yang tersedia adalah pada pukul 08.00.
Namun, kekurangan menggunakan transportasi ini adalah terlewatinya banyak tempat indah yang layak untuk dikunjungi di sepanjang perjalanan.
Usamah merinci kegiatan turis dari pagi hingga malam. Di malam hari setelah perjalanan dari Merzouga turis menginap di tenda penginapan yang sudah disiapkan oleh agen. Tidak perlu khawatir, di dalam tenda sudah disediakan kasur dan selimut tebal agar para turis bisa tidur dengan cukup di tengah padang pasir.
Saat beristirahat malam, para turis menikmati musik tradisional Maroko atau biasa disebut musik Berber. Makan malam juga ala suku Berber, yaitu Couscous dan Tajin.
Paginya, para turis kembali berjalan pulang dengan menggunakan unta sambil menikmati udara pagi padang pasir dan panorama matahari terbit. Udara pagi di Sahara dingin menyengat, kontras dengan udara sore dan malam yang panas.
’’Beberapa hal yang harus dipersiapkan saat ke Sahara adalah baju hangat untuk pagi hari. Jangan kaget, tidak ada kamar mandi dan toilet disini, jadi bawalah tisu pembersih dan air secukupnya baik untuk minum atau mencuci muka,’’ ungkapnya. (*)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
