
Ketua Tim Percepatan Pengembangan Prioritas Wisata Kementerian Pariwisata Hiramsyah S Thaib
JawaPos.com – Indonesia dikenal punya keindahan alam dan aneka tempat wisata yang luar biasa keren. Namun, sampai saat ini hanya tiga destinasi wisata yang berhasil menyedot banyak wisatawan asing, yaitu Jakarta, Kepulauan Riau, dan Bali. Kementerian Pariwisata ingin wisatawan lebih menyebar, caranya dengan menggulirkan program sepuluh Bali Baru.
Program itu bukan untuk membuat Bali bersolek lagi dengan tambahan tujuan wisata baru. Tetapi, menyulap sepuluh daerah lain menjadi sama menariknya seperti Bali yang menjadi tujuan terfavorit wisawatan asing. Program itu akan dijalankan dari barat ke timur Indonesia.
“Kalau bicara pariwisata, satu dari lima sektor yang ditentukan presiden adalah pariwisata. Target kami, ada 20 juta wisatawan ke Indonesia pada 2019. Itulah kenapa, kami gulirkan sepuluh destinasi wisata ’’Bali Baru’’,” tegas Ketua Tim Percepatan Pengembangan Prioritas Wisata Kementerian Pariwisata Hiramsyah S Thaib dalam konferensi pers, Kamis malam (5/5).
Hiramsyah menambahkan, selama ini turis dunia selalu datang lebih sering hanya ke tiga wilayah. Yaitu Bali, Jakarta, dan Kepulauan Riau. Padahal Indonesia memiliki 17 ribu pulau dengan latar belakang budaya dan kekayaan alam. Atas dasar itu, Presiden Joko Widodo menciptakan sepuluh Bali baru untuk menyedot jumlah wisatawan yang sama banyak dengan tiga destinasi utama itu.
Ada sepuluh daerah yang nantinya akan disulap menjadi lebih indah. Di antaranya, Danau Toba, Tanjung Layang Belitung, Tanjung Lesung Banten, Kepulauan Seribu dan Kota Tua Jakarta, Borobudur, Bromo Tengger Semeru, Labuan Bajo Flores, Mandalika Lombok, Wakatobi Sulawesi Tengah, dan Morotai.
Destinasi-destinasi itu terus didorong agar mampu menarik wisatawan.
“Selama ini hanya tiga destinasi karena secara kesiapan, yang terbaik. Infrastruktur, yang terbaik. Dan amenitas yang ada memiliki daya tarik, aksesibilitas, dan amenitas,” tuturnya.
Menurut Hiramsyah perlu ada upaya serius mendukung program sepuluh Bali Baru. Di antaranya, dengan membenahi konektivitas antarpulau. Caranya dengan membangun dan mengaktivasi bandara-bandara baru.
“Termasuk pelabuhan, apakah untuk cruise atau yacht. Begitu juga dengan jalan provinsi. Seperti sama-sama tahu, pemerintah kurang dari enam bulan bisa reaktivasi bandara Silangit Sumatera Utara. Sekarang tiga jam bisa sampai ke Danau Toba. Itu contoh supaya infrastruktur dan konektivitas berkualitas dan mudah,” jelasnya. (cr1/JPG)

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
