
Ilustrasi tren wisata liburan. (Istimewa)
JawaPos.com - Masyarakat Indonesia kini mulai berubah hobinya. Biasanya berbelanja di mal, kini justru lebih suka jalan-jalan (traveling) dan wisata kuliner. Salah satu destinasi yang dituju tentunya tempat wisata di luar negeri.
Saat ini, tren pelesir orang Indonesia ternyata tidak lagi beramai-ramai atau menggunakan biro travel. Mereka lebih suka pergi ke luar negeri sendirian atau jikapun bersama teman, mereka mempersiapkan semuanya sendiri.
"Saat ini masyarakat lebih suka jadi FIT (Free & Independent Traveller). Tinggal mempersiapkan semua sendiri, dadakan mau rencanakan apa lalu langsung booking akomodasi dan tiket semua," kata Traveler Ashari Yudha dalam konferensi pers bersama KLOOK, Kamis (31/5).
Maka, dengan aplikasi atau platform KLOOK, Yudha yang hobi traveling ke seluruh dunia itu, merasa dimudahkan. Sebab, seringkali dia memiliki rencana dadakan dan belum membeli tiket apapun.
"Maka dengan platform KLOOK, saya tingga pilih menu mau ke mana, mau ngapain, pembayaran mudah dan semuanya detail. Bahkan saat saya ke Jepang, KLOOK memberi saya informsi di mana saya mau santap ikan beracun, atau ikan fugu. Sampai sebegitu detailnya," katanya.
Sehingga dengan kecanggihan teknologi, Yudha menilai saat ini kebiasaan orang Indonesia yang suka berpelesir sendiri ke luar negeri akan semakin mudah. Mereka tak akan tersasar atau kebingungan di negeri orang.
"Traveler Indonesia memang habitnya macem-macam. Ada yang memang traveling-nya sukanya satu keluarga. Ada yang masih gunakan tur travel. Tapi kebanyakan yang suka jalan-jalan sendiri sekarang, tentu mereka butuh support teknologi," katanya.
Maka, Yudha mengusulkan agar pecinta traveling memanfaatkan momentum libur lebaran untuk berpelesir. Selain pulang kampung, pelesir ke luar negeri juga kini bisa lebih mudah dilakukan.
"Ini momentum yang pas ya usai Lebaran untuk liburan. Apalagi THR belum habis kan, jadi saat yang tepat untuk jadi FIT," ungkapnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
