
Pengguna jalan melintas di salah satu ruas jalan beton rabat di kabupaten Blitar.
JawaPos.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar berencana salurkan anggaran fantastis untuk mengoptimalkan keberadaan Jalur Lintas Selatan (JLS) yang namanya sudah mulai naik dan dikenal oleh masyarakat Indonesia khususnya di wilayah Jawa.
Diketahui, anggaran yang mencapai angka miliaran rupiah itu nantinya akan digunakan untuk kepentingan infrastruktur jalan.
Lebih tepatnya, untuk menghubungkan akses JLS Blitar dengan pusat-pusat ekonomi lokal yang berada di Blitar.
Dilansir Radar Tulungagung (JawaPos Grup), Kamis (4/1), Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Blitar, Hamdan Zulkifli Kurniawan menuturkan rencananya untuk membangun beberapa ruas sirip JLS Blitar menuju wisata Blitar di tahun 2024 ini.
Sejauh ini, destinasi wisata Blitar yang dituju dan akan di optimalkan keberadaannya dengan pembangunan sirip JLS itu diantaranya, wisata bahari Pantai Serang, Pantai Tambakrejo, Pantai Peh Pulo, dan Pantai Jolosutro.
“Untuk yang mengarah ke Pantai Serang mungkin kurang sedikit. Akan dilakukan pembangunan jalan pada area Dusun Kedungbiru, Desa Kali Tengah, Kecamatan Panggungrejo,” ujar Hamdan, Jumat (29/12), seperti yang dikutip Radar Tulungagung.
Menurutnya, di Pantai Serang sendiri, masih ada kurang lebih 150 meter jalan yang belum tertangani perawatan.
Meski diketahui, Pemkab sempat berencana menangani perawatan jalan tersebut menggunakan anggaran PAK 2023.
Sayang, rencana tersebut urung dilakukan karena faktor ketidakmampuan Dinas PUPR karena terkendala keterbatasan waktu di tahun lalu dan konstruksinya harus menggunakan konstruksi beton.
Berdasar pada kendala-kendala yang ada, PUPR pun tidak berani untuk merealisasikan anggaran untuk perawatan jalan tersebut.
Sehingga pada akhirnya, pekerjaan tersebut ditunda dan rencananya akan dikerjakan di tahun ini.
Kemudian di Pantai Peh Pulo, masih terdapat sekitar 3 Kilometer pembangunan jalan yang mengarah ke pantai ini dan belum diperbaiki. Jalan tersebut harus diperbaiki karena telah lama tidak tersentuh perawatan.
Selanjutnya, jalan yang mengarah ke Pantai Jolosutro juga butuh penanganan dengan menggunakan beton. Pembangunan jalan ini dilakukan dengan cara bertahap atau dicicil 500 meter per pengerjaannya karena terkendala bahan yang mahal.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
