
Panorama sunset di Puncak Gunung Api Purba Nglanggeran Jogjakarta (GunungApiPurba.com/Ahmad Nashiruddin)
JawaPos.com – Jogjakarta memang sudah terkenal akan keindahan alamnya mulai dari pantai, gunung, persawahan, air terjun hingga tempat-tempat alam lainnya.
Salah satu wisata yang menarik adalah Kawasan Ekowisata Gunung Api Purba Nglanggeran yang berada di Kabupaten Gunungkidul.
Dari puncak Gunung Api Nglanggeran akan terlihat bentangan alam yang luar biasa indah, yang dapat dinikmati pada pagi maupun malam hari.
Para pengunjung biasanya akan datang kesini saat menjelang matahari terbit dan saat matahari tenggelam.
Saat pagi atau siang hari pengunjung bisa menikmati panorama persawahan dan perbukitan yang hijau, sedangkan di malam hari pengunjung bisa melihat gemerlap lampu-lampu Kota Jogja dengan romantis.
Melansir dari laman gunungkidul.go.id, Gunung Api Purba Nglanggeran ini tidak sama seperti gunung-gunung lainnya, karena gunung tersebut memiliki fakta-fakta menarik yang bisa diteliti.
Terbentuk dari Gunung Api Dasar Laut
Menurut data penelitian, Gunung Api Purba Nglanggeran merupakan gunung berapi aktif yang sudah ada sekitar 60 juta tahun yang lalu. Gunung ini terbentuk dari gunung api dasar laut yang terangkat dan kemudian menjadi daratan.
Gunung api purba adalah sebutan bagi gunung berapi yang dulunya aktif, namun sekarang sudah tidak aktif lagi atau telah mati karena proses geologi.
Gunung Nglanggeran ini memiliki ketinggian sekitar 700 meter di atas permukaan laut, dengan luas kawasan pegunungan mencapai 48 hektar. Puncak gunung Nglanggeran diberi nama Gunung Gedhe.
Asal Usul Nama yang Konon Katanya Merupakan Desa yang Terhukum
Selain memiliki panorama alam yang menawan, Gunung Nglanggeran juga memiliki cerita rakyat yang berkembang di masyarakat.
Bukit Nglanggeran konon merupakan tempat menghukum warga desa yang ceroboh karena merusak wayang.
Nama Nglanggeran sendiri berasal dari kata nglanggar atau dalam bahasa indonesia melanggar.
Menurut cerita pada ratusan tahun yang lalu, penduduk desa sekitar mengundang seorang dalang untuk mengadakan pesta syukuran hasil panen.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
