Salak-salak hasil panen warga lokal dijual di sekitar Salak Wedi.
JawaPos.com - Di balik cita rasanya yang khas sehingga membuatnya menjadi ikon dan komoditas andalan desa ini, salak wedi memiliki sejarah panjang.
Berdasar cerita warga secara turun-temurun, salak wedi ditanam dan dikembangkan pada 1900-an. Bermula dari usaha kepala desa (Kades) pada masa itu yang ingin meningkatkan kualitas keagamaan di desanya.
Sang Kades lantas mendatangkan seorang ulama bernama Mbah Basir Al Mujtaba. Tokoh inilah yang membawa cikal bakal salak wedi di Bojonegoro. ”Mbah Basir dibekali salak oleh gurunya di salah satu pesantren di Madura. Salak-salak itu disuguhkan kepada tamu,” kata Subkhan.
Dari situ, Mbah Basir memiliki ide untuk menanam biji-biji salak tersebut di tanah-tanah di sekitar rumah warga. ”Dan ternyata bisa hidup di tanah tandus sini,” ungkapnya.
Dalam perjalanannya, eksistensi buah salak wedi mengalami pasang surut. Di masa jayanya, buah ini begitu laris karena tak ada pesaingnya. Mayoritas pembelinya adalah warga etnis Tionghoa. Namun, sekitar 2000, penjualan hasil panen warga sempat menurun.
Dari situlah, pemuda dan tokoh desa berusaha mencari cara agar salak wedi bisa eksis, bahkan makin dikenal luas. Tercetuslah untuk mewujudkan sebuah ide, Festival Salak.
Acara tersebut dimulai pada 2017. Dalam Festival Salak, wisatawan disuguhkan pemandangan luar biasa. Yakni, gunungan salak menjalar tinggi hingga 2 meter ke atas. Daya tarik lain festival ini adalah gerebek salak gratis.
Respons publik terhadap acara ini begitu luar biasa. Tak hanya dijubeli masyarakat sekitar, pengunjung dari luar Bojonegoro juga berdatangan. Mulai Lamongan, Kediri, Ngawi, Malang, hingga daerah lain. ”Acara biasa digelar ketika musim panen. Pertama sekitar Desember–Januari dan kedua sekitar Juni–Juli,” jelasnya.
Kini Agrowisata Salak Wedi beserta festivalnya membawa berkah bagi masyarakat sekitar. (yna/c14/ris)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Zidane Ingin Menang di Stade de France
Prediksi Skor Kosta Rika vs Haiti di CONCACAF: Les Grenadiers Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Skotlandia vs Slovenia di UEFA Nations League: Duel Sengit Rawan Imbang
Prediksi Skor Siprus vs Latvia di Liga Nations UEFA: I Galanolefki Menang Tipis di Neo GSP
Koordinator BEM UI Diserang OTK di Tebet Jaksel, Sempat Diancam Bunuh
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Kazakhstan vs Kepulauan Faroe: Duel Tim Papan Bawah Sulit Diprediksi
Prediksi Skor Luksemburg vs Bulgaria di UEFA Nations League: The Lions Jemawa Bisa Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022