
Photo
KABAR-KABAR keliru mengiringi penegakan protokol kesehatan di berbagai tempat. Contohnya, kabar larangan memakai masker berbahan scuba yang disertai ancaman denda dan swab test.
”Bulak Rukem depan sekolahan Triguna seng gae masker scuba mending puter balik ganti masker SNI daripada knek swab n denda.” Begitu keterangan yang disebar ulang oleh akun Facebook Ibunda Almalik Arrozak kemarin (30/9).
Posting-an yang diunggah di sebuah grup Facebook itu disertai foto aktivitas razia di jalan raya. Beberapa petugas kepolisian dan satpol PP tampak memberhentikan pengguna jalan dan melakukan pemeriksaan. Kemudian, ada keterangan lain yang membenarkan bahwa operasi larangan penggunaan masker scuba sudah berlaku di Surabaya.
Saat dimintai konfirmasi, Kapolsek Kenjeran Kompol Esti Setija Oetami menyatakan bahwa foto yang beredar tersebut merupakan operasi serentak tiga pilar yang diselenggarakan pada Rabu (23/9). Selain bertujuan menegakkan protokol kesehatan, operasi itu disertai rapid test masal yang diadakan gratis oleh Pemkot Surabaya.
”Hoax ya. Tidak ada pelarangan scuba. Itu penegakan protokol kesehatan sekaligus rapid antigen masal dan gratis,” katanya kemarin. Menurut mantan Kapolsek Rungkut tersebut, Pemkot Surabaya tidak melarang penggunaan masker scuba.
Selama operasi berlangsung, tidak ada pemberlakuan denda kepada pengguna masker scuba. Mereka hanya diberi sosialisasi atau pengarahan. ”Kalau pakai masker scuba, sebaiknya ada lapisan tambahan. Bisa pakai tisu atau masker medis seperti petugas tiga pilar lainnya yang memakai masker scuba,” tuturnya. Dia berharap masyarakat lebih selektif ketika menerima informasi agar ke depannya tidak terjadi misinformasi.
Sementara itu, portal milik Kementerian Kesehatan (Kemenkes), sehatnegeriku.kemkes.go.id, juga sempat memberikan imbauan agar masyarakat memakai masker yang disarankan. Misalnya, masker N95, masker bedah, dan masker kain dengan dua atau tiga lapisan. Anda dapat membacanya di bit.do/JenisMasker.
---
FAKTA
Tidak ada larangan serta pemberlakuan denda dan swab test bagi warga pengguna masker scuba. Foto yang beredar menunjukkan operasi penegakan protokol kesehatan dan rapid
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=4Bcfz5Oztbk
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Prediksi Skor Lillestrom SK vs Viktoria Plzen di Liga Europa: Duel Berpotensi Berjalan Terbuka
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Prediksi Skor Lion City Sailors vs Adelaide United di ACL Two: Tuan Rumah Diunggulkan Menang Lagi

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022