Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 15 Oktober 2019 | 01.56 WIB

Ngawur, Ledakan Tambang Malah Disebut Serpihan Meteor

Hoaks serpihan meteor - Image

Hoaks serpihan meteor

JawaPos.com - Kabar ngawur juga mengiringi insiden ”hujan batu” di Purwakarta, Jawa Barat. Informasi itu dilengkapi rekaman amatir tentang batu-batu besar yang menerjang rumah. Katanya, batu-batu tersebut adalah serpihan meteor yang menuju bumi.

”MARI KITA BERDOA SEMOGA TIDAK TERJADI BENCANA ALAM YANG LEBIH BESAR. HUJAN BATU SEBESAR RUMAH TELAH JATUH DI PURWAKARTA, INDONESIA, SEPERTINYA SERPIHAN METEOR YANG MENUJU BUMI.” Begitu penggalan narasi yang diunggah akun Facebook Dausfarriesya Dhb (fb.com/mohdfirdaus.dhb) pada 12 Oktober 2019.

Faktanya, batu-batu berukuran besar yang menghancurkan sejumlah rumah itu muncul akibat ledakan di lokasi tambang milik perusahaan PT Mandiri Sejahtera Sentra (MSS) pada 8 Oktober 2019. Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika sampai turun langsung meninjau lokasi terdampak di Kampung Cihandeuleum, Desa Sukamulya, Tegalwaru, Purwakarta, pada 10 Oktober 2019. Dia lantas meminta Pemprov Jawa Barat mencabut izin perusahaan tersebut jika terjadi kesalahan SOP.

”Jika terbukti hujan batu tersebut karena blasting, saya harap ditutup saja. Apalagi, penuturan warga, batu yang jatuh itu bentuknya seperti terbelah. Beda kalau memang menggelinding,” tegas Anne seperti diberitakan rmoljabar.com. Anda bisa membacanya di bit.ly/BlastingTambang.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore