
Hoax people power. Gambar ini bukan terkait people power tapi acara Gawai Dayak ke-32 pada Mei 2017
Jawa Pos menemukan tiga pesan berbeda tentang rencana people power yang disertai foto kerumunan orang. Salah satunya di-posting akun Facebook Ahmad Sudrajat (fb.com/ahmad.sudrajat.33046). Dia menyebutkan bahwa masyarakat dari suku Dayak telah bersiap ke Jakarta untuk melindungi KPU.
"Sore Tadi Para Dayak Berbondong2 Ke Jakarta. Demi KPU Mereka Berbondong2 Untuk Ikut Menjaga KPU Dan Siap Melawan People Power. Puluhan Ribu Suku Dayak Mereka Antusias Berbondong2 Untuk Melawan FPI Yang Akan Bikin Rusuh NKRI Tercinta," tulisnya. Sudrajat juga mengunggah beberapa foto laki-laki memakai atribut serbamerah.
Foto itu merupakan screenshot dari sebuah video. Hasil penelusuran Jawa Pos, tangkapan layar tersebut berasal dari video yang pernah diunggah channel YouTube GMC Bertus pada 20 Mei 2017. Sudrajat men-capture adegan pada menit 1:17, kemudian menyebarkannya sebagai aktivitas warga Dayak yang berangkat ke Jakarta.
Faktanya, video itu diambil dari acara Gawai Dayak ke-32 pada Mei 2017. Tidak ada kaitannya dengan isu people power 22 Mei mendatang. Sebagaimana diberitakan Pontianakpost.co.id (Jawa Pos Group), Ketua Panitia Pekan Gawai Dayak Ke-32 Kartius mengatakan bahwa Gawai Dayak 2017 sangat spektakuler. Acara itu bahkan dikunjungi tamu dari Malaysia, Taiwan, Australia, hingga Polandia.
"Bahkan ada dari suku Indian di Amerika yang tadi nyanyi mengisi acara ini. Tahun ini luar biasa, bahkan tiga hotel di Pontianak ini penuh," katanya. Anda dapat mengakses berita itu di bit.ly/GawaiDayak32.
Pesan lainnya tentang people power menggunakan foto masyarakat suku Baduy Luar. Pesan itu diunggah akun Facebook Ratu Balqis (fb.com/airtahu0008). Dia membagikan ulang unggahan milik Waras Pamungkas (fb.com/profile.php?id=10000Â9877627375).
Photo
Hoax people power. Gambar ini bukan terkait people power tapi berkumpulnya Suku Baduy itu dalam acara adat Seba 2019
Faktanya, foto itu sama sekali tidak berkaitan dengan rencana people power 22 Mei mendatang. Warga suku Baduy tersebut berkumpul dalam acara Adat Seba 2019. Radarbanten.co.id (Jawa Pos Group) memberitakan peristiwa itu pada 6 Mei 2019 dengan judul, Baduy Minta Dibuatkan Perda tentang Desa Kanekes sebagai Desa Adat.
Acara itu diselenggarakan di Museum Negeri Banten, Kota Serang. Saat itu, masyarakat Baduy meminta Gubernur Wahidin Halim membuat perda tentang desa adat. "Kami harap ada payung hukum terkait desa adat. Kami mohon Desa Kanekes diperdakan," ujar Saidi Putra, jaro tanggungan, di hadapan gubernur. Anda dapat mengakses beritanya di bit.ly/AdatSebaBaduy.
Ada juga hoax tentang people power yang menggunakan video warga Tasikmalaya yang bergerak menuju Jakarta dengan berjalan kaki. Video itu di-posting akun Facebook Irman (fb.com/profile.php?id=100013888310212). "GERAKAN DAULAT RAKYAT JALAN KAKI KE JAKARTA DEMO 22 MEI KPU," tulisnya pada 19 Mei 2019.
Photo
Hoax people power. Gambar ini bukan terkait people power tapi gambar lawas terkait aksi jalan kaki menuju Jakarta untuk mengikuti kegiatan 212
FAKTA GAMBAR 2:
Foto masyarakat adat suku Baduy yang bersiap ke Jakarta untuk memprotes kecurangan pemilu juga hoax. Foto itu diambil saat acara Adat Seba Baduy 2019 di Museum Negeri Banten, Kota Serang.
FAKTA GAMBAR 3:
Video masyarakat Tasikmalaya yang berjalan kaki menuju Jakarta merupakan rekaman peristiwa jelang Reuni 212 pada November 2018.
Photo
Photo

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
