
Bacapres Prabowo Subianto menyapa relawan usai melakukan pendaftaran capres dan cawapres di Gedung KPU RI, Jakarta, Rabu (25/10/2023).
JawaPos.com – Viral beredar di media sosial sebuah video Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Prabowo Subianto berpidato menggunakan Bahasa Arab.
Sebagaimana diketahui, video Prabowo Subianto berpidato menggunakan Bahasa Arab tersebut berdurasi kurang dari 30 detik.
Dalam video tersebut Prabowo tampak mahir berpidato dengan bahasa Arab di mimbar dengan logo Kementerian Pertahanan RI.
Bakal calon presiden yang diusung oleh Partai Gerinda tersebut mengenakan kemeja putih dengan latar beberapa bendera Merah Putih.
Melansir dari Antara, Senin (13/11) video viral Prabowo berpidato menggunakan Bahasa Arab ialah hasil editan menggunakan AI.
Video asli yang telah diedit tersebut diunggah Kamis (2/11) pada kanal Warta Kota Production dengan judul “Arahan Prabowo ke Pimpinan TNI Soal Pengaruh Geopolitik Global.”
Menhan dalam pidatonya tersebut mengatakan terkait perkembangan geopoliyik dan geostrategis dunia yang cepat yang memberikan pengaruh kepada berbagai negara. Selain itu, ia juga menyinggung persoalan konflik yang terjadi di Jalur Gaza, Palestina.
Video Prabowo hasil editan yang beredar di media sosial (TikTok @cuet_intan).
Baca Juga: Presiden Jokowi Ajukan 4 Tindakan Kepada Para Pemimpin Negara di KTT OKI untuk Hentikan Israel
Hal Serupa Pernah Terjadi Pada Jokowi
Sebelumnya, Presiden RI, Joko Widodo, video berpidatonya juga sempat beredar menggunakan bahasa asing, Bahasa Mandarin.
Mengutip JawaPos.com, Direktur Jenderal (Dirjen) Aplikasi Informatika (Aptika) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Semuel Abrijani Pangerapan, mengatakan, video Jokowi berpidato berbahasa Mandarin ialah hasil editan.
Menurut Semmy, video tersebut memiliki kesamaan dengan unggahan Channel YouTube The U.S. – Indonesia Society (USINDO) pada 13 November 2015.
“Secara visual, video tersebut identik, tetapi telah disunting sedemikian rupa yang diduga memanfaatkan teknologi artificial intelligence (AI) deepfake,” ucapnya.
Dengan beredarnya video hasil editan ini Dirjen Aptika Kemenkominfo mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat menerima informasi yang dapat dimanipulasi. Selain itu, ia mengingatkan agar tidak menyebarkan konten hoaks atau disinformasi dalam bentuk apa pun.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
