Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 21 Agustus 2026 | 18.58 WIB

Bukan Cuma soal Kepatuhan, Auditor Internal Didorong Perluas Peran di Era AI

Ilustrasi AI (Freepik) - Image

Ilustrasi AI (Freepik)

JawaPos.com - The Institute of Internal Auditors (IIA) Indonesia mendorong auditor internal untuk memperluas perannya ditengah dinamika risiko bisnis, perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), hingga perubahan regulasi yang bergerak cepat.

Presiden IIA Indonesia, Angela Simatupang, mengatakan peran auditor internal saat ini tidak lagi sebatas memastikan kepatuhan organisasi terhadap aturan. Auditor juga dituntut mampu memberikan insight strategis sekaligus membangun kepercayaan terhadap organisasi.

“Internal Audit tidak menciptakan confidence dengan mengatakan bahwa semuanya baik-baik saja. Tugas kita adalah membantu memastikan bahwa organisasi dan institusi kita memang layak untuk dipercaya,” ujar Angela dikutip Kamis (20/8).

Angela mengatakan, berdasarkan hasil survey IIA Indonesia masih terdapat sejumlah aspek yang perlu diperkuat, terutama dari sisi metodologi audit dan tata kelola pengawasan kualitas.

Menurutnya, kompetensi dalam pelaksanaan penugasan audit dinilai sudah cukup kuat. Namun, implementasi standar global tersebut belum sepenuhnya merata di berbagai organisasi.

“Survei menunjukkan bahwa kita sudah cukup kuat dalam menjalankan penugasan audit. Namun, baru 40 persen organisasi yang metodologi auditnya telah sepenuhnya disesuaikan dengan GIAS, dan baru 49 persen dewan yang secara rutin meninjau QAIP. Metodologi, tata kelola, dan pengawasan kualitasnya masih perlu kita perkuat bersama,” ujarnya.

Lanjutnya, penguatan standar dan kualitas audit internal menjadi penting di tengah perubahan lingkungan bisnis yang semakin kompleks. Auditor internal harus mampu menggunakan tolok ukur internasional untuk memastikan kompetensi profesi di Indonesia dapat bersaing secara global.

“Kalau kita ingin profesional Indonesia diakui mampu bersaing secara global, kita juga harus berani diukur dengan benchmark yang digunakan secara global. Kematangan profesi tidak diukur dari banyaknya standar yang kita buat, tetapi dari kualitas dan konsistensi kita dalam menerapkannya,” ungkapnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore