Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 13 Agustus 2026 | 02.33 WIB

Ketergantungan Software Asing Bikin Perusahaan Terjebak Biaya Berulang

Ilustrasi software. (Pinterest) - Image

Ilustrasi software. (Pinterest)

JawaPos.com - Ketergantungan perusahaan Indonesia pada perangkat lunak enterprise asing menyebabkan biaya operasional berulang dengan harus membayar skema lisensi tahunan secara terus-menerus.

Kondisi ini berpotensi menimbulkan vendor lock-in yang menyulitkan saat ingin ganti sistem. Perusahaan sulit pindah ke platform lain karena terikat dengan penyedia sebelumnya.

Founder dan Direktur PT Ilmuprogram Teknologi Informasi Wahyu Amaldi menilai persoalan ini perlu diwaspadai. Terutama saat kecerdasan buatan (AI) makin digunakan di perusahaan.

“Polanya selalu sama. Perusahaan membayar setiap tahun, tetapi ketika ingin mengubah proses kerjanya sendiri, mereka harus menunggu vendor. Sekarang gelombang AI mengulang pola yang sama, dan taruhannya lebih besar. Bukan hanya sistemnya yang disewa, datanya ikut dikirim keluar,” kata Wahyu dalam keterangan tertulis, Rabu (12/8).

Menurut Wahyu, penggunaan software enterprise berbasis lisensi dan cloud asing bukan cuma berdampak pada biaya. Perusahaan perlu pikirkan fleksibilitas sistem dan lokasi penyimpanan data.

Keamanan serta kepatuhan terhadap regulasi juga harus jadi perhatian utama. Kondisi ini bisa buat vendor lock-in kian mempersulit migrasi atau integrasi platform baru.

Perusahaan jadi sulit pindah layanan karena bergantung pada satu penyedia. Proses migrasi dan integrasi jadi mahal dan kompleks akibat hal ini.

Persoalan pengelolaan data juga penting karena tiap sektor punya aturan berbeda. Perusahaan harus pastikan sistem yang dipakai sesuai UU Perlindungan Data Pribadi (UU No. 27 Tahun 2022).

Selain itu, standar industri yang relevan juga wajib dipenuhi agar data aman dan legal.

PT Ilmuprogram Teknologi Informasi menawarkan model software dengan kepemilikan penuh sebagai solusi. Platform dan source code diserahkan ke klien sehingga dapat ditempatkan di infrastruktur sendiri.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore