Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 13 Juli 2026 | 05.38 WIB

Apple Gugat OpenAI, Tuduh Curi Rahasia Dagang untuk Kembangkan Perangkat Keras AI

Ilustrasi AI (Freepik) - Image

Ilustrasi AI (Freepik)

JawaPos.com - Apple mengambil langkah hukum terhadap OpenAI dengan mengajukan gugatan pada Jumat (11/7) waktu setempat. Raksasa teknologi asal Cupertino itu menuding OpenAI telah memanfaatkan rahasia dagang miliknya untuk mempercepat pengembangan bisnis perangkat keras berbasis kecerdasan buatan (AI).

Seperti dilansir dari The Guardian, dalam dokumen gugatan, Apple menyebut OpenAI merekrut sejumlah mantan pegawai perusahaan dan diduga mendorong mereka membawa berbagai informasi yang bersifat rahasia, mulai dari desain produk, teknologi internal, hingga dokumen penting lain yang belum pernah dipublikasikan.

“Baru-baru ini, bukti signifikan telah muncul yang menunjukkan bahwa individu yang dipekerjakan oleh OpenAI secara tidak sah mengambil informasi rahasia dan konfidensial Apple mengenai teknologi, proses, dan produk kami yang belum dirilis,” kata juru bicara Apple dalam sebuah email.

Menanggapi tuduhan tersebut, OpenAI menyatakan masih mempelajari isi gugatan yang diajukan Apple. Perusahaan juga membantah memiliki kepentingan untuk memperoleh rahasia dagang milik kompetitornya.

Drew Pusateri, juru bicara OpenAI, mengatakan perusahaan sedang meninjau pengajuan pengadilan tersebut. “Kami tidak tertarik pada rahasia dagang perusahaan lain. Kami tetap fokus pada pengembangan teknologi inovatif yang memberdayakan orang di mana pun,” ungkapnya.

Perselisihan hukum ini menjadi kontras dengan hubungan kedua perusahaan beberapa tahun terakhir. Pada 2024, Apple dan OpenAI sempat menjalin kemitraan strategis yang memungkinkan ChatGPT terintegrasi ke dalam sistem operasi iPhone, iPad, dan Mac. Namun, saat Apple memperkenalkan pembaruan Siri bulan lalu, kemampuan AI asisten virtual tersebut justru mengandalkan model Gemini milik Google, bukan ChatGPT.

Hubungan kedua perusahaan mulai memanas setelah OpenAI mengakuisisi perusahaan rintisan perangkat keras io Products senilai USD 6,4 miliar pada tahun lalu. Startup yang didirikan mantan desainer legendaris Apple, Jony Ive, itu disebut menjadi bagian dari strategi OpenAI untuk memasuki bisnis perangkat keras. Nama io Products juga ikut tercantum dalam gugatan yang diajukan Apple.

“Bisnis perangkat keras OpenAI yang baru lahir kini bertumpu pada fondasi yang sangat goyah, busuk hingga ke intinya karena ketergantungan ilegalnya pada rahasia dagang yang disalahgunakan,” tulis Apple dalam pengaduannya.

Apple juga menuding sejumlah eks pegawainya yang kini bekerja di OpenAI membawa berbagai informasi rahasia perusahaan. Salah satu nama yang disorot adalah Tang Yew Tan, mantan wakil presiden Apple yang kini menjabat sebagai kepala divisi perangkat keras OpenAI.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore