
Toyota Land Hopper berpotensi menjadi salah satu solusi mobilitas unik yang menggabungkan teknologi kendaraan listrik. (visordown)
JawaPos.com - Toyota kembali menunjukkan inovasinya di bidang mobilitas masa depan dengan memperkenalkan Land Hopper Concept, kendaraan listrik roda tiga berukuran kompak yang dirancang untuk mendukung kebutuhan transportasi perkotaan dan perjalanan jarak pendek.
Berbeda dari citra Toyota yang selama ini identik dengan SUV tangguh seperti Land Cruiser, Land Hopper hadir sebagai kendaraan listrik mini dengan desain futuristis yang lebih dekat dengan skuter modern dibanding mobil konvensional.
Meski tampil unik, konsep ini bukan sekadar eksperimen desain. Toyota mengembangkan Land Hopper sebagai solusi untuk menjawab tantangan mobilitas "last mile", yaitu perjalanan jarak pendek dari titik parkir menuju destinasi akhir yang sering kali menjadi kendala di kawasan perkotaan yang padat.
Secara visual, Toyota Land Hopper memadukan karakter skuter listrik, kendaraan roda tiga, dan teknologi mobilitas masa depan dalam satu paket yang ringkas.
Salah satu teknologi utama yang diusung adalah leaning mechanism pada roda depan. Sistem ini memungkinkan kedua roda depan bergerak dan miring mengikuti arah manuver layaknya sepeda motor saat menikung.
Keunggulan teknologi tersebut adalah memberikan stabilitas lebih tinggi dibanding kendaraan roda dua konvensional, sekaligus menjaga kelincahan saat melintasi jalan yang tidak rata atau area perkotaan yang padat.
Toyota mengklaim sistem ini mampu menghadirkan pengalaman berkendara yang intuitif, menyenangkan, sekaligus lebih mudah dikendalikan oleh pengguna yang belum terbiasa mengendarai kendaraan roda dua.
Salah satu fitur paling menarik dari Land Hopper adalah dimensinya yang sangat kompak.
Toyota merancang kendaraan ini agar dapat dilipat dan disimpan di dalam bagasi mobil. Konsep tersebut memungkinkan pengguna mengendarai mobil menuju lokasi tertentu, kemudian menggunakan Land Hopper untuk menjelajahi area wisata, kawasan perkotaan yang padat, atau lokasi yang sulit dijangkau kendaraan berukuran besar.
Konsep ini dinilai sangat relevan bagi pengguna kendaraan petualang seperti SUV yang sering melakukan perjalanan jarak jauh dan membutuhkan alat transportasi tambahan saat tiba di tujuan.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
