
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid. (Istimewa)
JawaPos.com - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan bahwa keberadaan jurnalis senior memiliki peran penting dalam menjaga standar praktik jurnalistik di tengah pesatnya perubahan pola produksi berita di era digital.
Hal tersebut disampaikannya dalam Deklarasi Serikat Wartawan Senior Indonesia yang berlangsung di Jakarta Pusat pada Jumat (17/4), di tengah meningkatnya tekanan terhadap kecepatan dan tuntutan viralitas dalam penyajian informasi.
Menurut Meutya, transformasi digital telah mengubah cara kerja jurnalisme secara signifikan, dari proses yang sebelumnya memberi ruang cukup untuk riset dan verifikasi, menjadi semakin cepat dengan jeda yang minim.
“Dulu kita membuat berita dengan jeda, ada waktu untuk riset dan verifikasi. Sekarang banyak yang berjalan hampir tanpa jeda karena mengejar kecepatan dan viralitas,” ujarnya.
Ia menilai situasi ini perlu diimbangi dengan proses transfer pengetahuan serta nilai-nilai jurnalistik dari generasi senior kepada jurnalis muda agar mutu informasi tetap terjaga.
“Alasan ‘tidak viral tidak dibaca’ bisa dipahami, tetapi nilai-nilai jurnalistik tidak boleh hilang,” ujarnya.
Meutya juga mengingatkan bahwa tanpa adanya pewarisan pengalaman tersebut, akan muncul kesenjangan antara standar yang dibangun jurnalis senior dan praktik yang dijalankan oleh generasi saat ini.
“Kalau tidak ditularkan, akan ada jarak yang jauh antara pengalaman senior dan praktik jurnalisme generasi sekarang,” katanya.
Ia menegaskan bahwa kemajuan teknologi tidak seharusnya menggeser prinsip dasar dalam profesi jurnalis.
“Integritas, proses verifikasi, dan keberanian berdiri di sisi kebenaran adalah fondasi yang tidak boleh bergeser,” ungkap Meutya.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
