Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 15 September 2025 | 19.37 WIB

Inovatif! Albania Tunjuk Bot AI jadi Menteri untuk Berantas Korupsi dan Selesaikan Masalah Tender

Ilustrasi AI yang ditunjuk menjadi menteri untuk berantas korupsi di Albania. (Freepik) - Image

Ilustrasi AI yang ditunjuk menjadi menteri untuk berantas korupsi di Albania. (Freepik)

JawaPos.com - ​Perdana Menteri Albania, Edi Rama, yang baru saja memulai masa jabatan keempatnya, membuat gebrakan dengan menunjuk menteri baru yang tak biasa.

Menteri ini tidak bisa disuap, diancam, atau diiming-imingi jabatan, lantaran ia adalah sebuah bot kecerdasan buatan (AI) bernama Diella.

​Diella, yang berarti "matahari" dalam bahasa Albania, akan mengemban tugas berat mengelola dan mengawasi semua tender publik. Penunjukan ini merupakan langkah radikal untuk mengatasi masalah korupsi yang telah lama membelenggu Albania

Rama berharap Diella dapat menjadikan negaranya sebuah negara dengan tender publik yang 100 persen bebas korupsi.

"Diella adalah anggota kabinet pertama yang tidak hadir secara fisik, tetapi secara virtual diciptakan oleh AI," ujar Rama dalam pidato peresmian kabinet barunya seperti dilansir dari Reuters.

Namun, meskipun menjanjikan, ada kekhawatiran yang muncul terkait potensi manipulasi atau bahkan kerentanan bot AI ini.

Meski begitu, penunjukan Diella sebagai menteri menandai babak baru dalam pemerintahan Albania, sebuah negara yang reputasinya tercoreng oleh skandal korupsi. Tender publik, khususnya, telah menjadi sumber utama skandal ini. 

Menurut para ahli, korupsi telah meresap hingga ke koridor kekuasaan, membuat Albania sulit memenuhi syarat untuk bergabung dengan Uni Eropa.

Edi Rama menargetkan Albania bisa bergabung pada 2030, sebuah ambisi yang dinilai banyak pihak terlalu optimistis.

​Meskipun Rama yakin dengan keputusan ini, pemerintah belum memberikan detail mengenai pengawasan manusia terhadap Diella atau bagaimana mereka akan menangani risiko manipulasi bot tersebut.

​Diella sendiri bukan sepenuhnya hal baru. Bot ini sebelumnya telah diluncurkan sebagai asisten virtual di platform e-Albania pada awal tahun, demi membantu masyarakat dan pelaku bisnis mengurus dokumen negara. 

Dengan pakaian tradisional Albania, Diella mampu memberikan bantuan melalui perintah suara dan membubuhkan stempel elektronik, yang berhasil mengurangi proses birokrasi.

​Namun, tidak semua pihak menyambut baik kehadiran Diella. Seorang pengguna Facebook bahkan mengungkapkan bahwa Diella akan dikorupsi di Albania.

Sementara yang lain lebih sinis, dengan menjelaskan bahwa pencurian akan terus berlanjut dan Diella akan disalahkan.

Di sisi lain, ​parlemen Albania yang baru terpilih akan segera bersidang, meskipun belum ada kepastian apakah kabinet baru termasuk Diella, akan segera disahkan pada hari yang sama.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore