Ilustrasi robot sebagai alat cek AI (Dok. Northern Illinois University, Centre for Innovative Teaching and Learning)
JawaPos.com - Tak bisa dipungkiri, kehadiran AI kini membuat banyak pekerjaan manusia lebih efektif dan efisien, termasuk dalam menulis. Namun, kecanggihannya justru menimbulkan tantangan baru, dimana pembaca sering kesulitan membedakan mana tulisan buatan manusia dan mana yang dihasilkan AI.
Bukan hanya pembaca, penulis pun menghadapi dilema serupa. Banyak yang kesulitan membuat tulisannya tetap terlihat alami dan berbeda dari gaya khas AI. Karena jika gagal, tulisan bisa dianggap kurang orisinal dan merusak kredibilitas, terutama bagi penulis profesional. Bagi mahasiswa atau penulis akademis, risiko karya tulis yang terlalu bergantung pada AI bisa ditolak mentah-mentah.
Karena itulah, penggunaan pendeteksi AI semakin dibutuhkan. Alat ini bukan hanya bermanfaat bagi pembaca seperti dosen yang ingin memverifikasi tulisan mahasiswanya, tetapi juga bagi penulis itu sendiri untuk mengevaluasi karyanya dan memastikan tidak terlalu bergaya AI.
Ada banyak pilihan alat cek AI, tapi inilah 10 rekomendasi terbaik dengan hasil paling akurat, terpercaya, dan gratis yang bisa digunakan untuk teks berbahasa Indonesia.
1. Isgen
Dikutip dari isgen.ai, model deteksi AI ini mendukung hingga 80 bahasa, termasuk bahasa Indonesia, sehingga tak heran jika sudah banyak digunakan oleh pendidik di seluruh dunia. Versi gratisnya hanya membatasi penggunaan hingga 12 ribu kata per bulan. Namun, jika membutuhkan kapasitas lebih besar atau fitur tambahan seperti unggah dokumen, tersedia opsi berbayar dengan harga mulai dari Rp38.800 per bulan.
2. ZeroGPT
ZeroGPT menjadi salah satu pendeteksi AI paling populer berkat tingkat akurasi tinggi serta dukungan multilingual, termasuk Bahasa Indonesia. Alat ini tidak hanya mampu mendeteksi teks buatan AI mulai dari ChatGPT hingga DeepSeek, tetapi juga dilengkapi fitur lain seperti AI summarizer (peringkas), AI paraphraser (pemparafrase), AI translator (penerjemah), hingga pengecek plagiarisme. Menariknya, ZeroGPT juga bisa langsung diintegrasikan dengan WhatsApp dan Telegram, sehingga lebih praktis digunakan sehari-hari.
3. Quillbot
Quillbot menawarkan keunggulan dengan fitur unggah dokumen serta humanizer atau pengubah teks agar terlihat lebih alami layaknya tulisan manusia, yang bisa diakses gratis, padahal fitur serupa biasanya hanya tersedia di paket berbayar platform lain. Selain itu, Quillbot juga mampu memberikan laporan mendalam mengenai penggunaan AI dalam teks yang dapat diunduh untuk analisis lebih lanjut.
4. GPTZero
Melalui laman resminya, GPTZero.me menyebut bahwa model AI mereka telah tersertifikasi dan digunakan oleh lembaga ternama dunia, termasuk The New York Times dan University of Virginia. Alat deteksi ini bekerja dengan memindai teks untuk menganalisis penggunaan AI, sekaligus membantu menemukan sumber asli guna menghindari plagiarisme. Selain itu, GPTZero juga memberikan saran perbaikan agar tulisan terlihat tidak terlalu buatan AI.
5. TurnItin
Meski lebih dulu dikenal sebagai pengecek plagiarisme, kini Turnitin juga menghadirkan fitur pendeteksi AI. Dengan reputasi yang kuat di kalangan akademisi, alat ini sangat cocok digunakan oleh dosen, mahasiswa sekolah menengah maupun perguruan tinggi, hingga peneliti dan publisher profesional.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
