
Vice President dan General Manager Amazon Web Service (AWS) Database Services, Ganapathy Krishnamoorthy saat sesi diskusi bersama media di Jakarta, Kamis (7/8)/(Foto: Dimas Choirul/Jawapos.com).
JawaPos.com - Di tengah percepatan transformasi digital di Indonesia, Vice President dan General Manager Amazon Web Service (AWS) Database Services, Ganapathy Krishnamoorthy menyoroti pentingnya pengelolaan data yang strategis dan kemunculan teknologi artificial intelligence (AI) sebagai pendorong utama inovasi di Indonesia.
Ganapathy mengungkapkan bahwa kebutuhan pelanggan saat ini tidak hanya terkait keamanan dan ketersediaan infrastruktur data, tetapi juga efisiensi waktu dan biaya.
“Ketika kami berbicara dengan pelanggan, ada kebutuhan mendasar yang selalu muncul – misalnya, mereka ingin standar keamanan yang tinggi, dan mereka ingin memastikan bahwa mereka bisa mengandalkan infrastruktur ini agar selalu tersedia,” ujarnya dalam sesi diskusi bersama media di Jakarta, Kamis (7/8).
Namun, lanjutnya, salah satu tantangan utama yang kini dihadapi pelanggan adalah keterbatasan waktu.
“Pelanggan meminta kepada kami, ‘tolong buat basis data yang merupakan komponen utama dalam sistem – menjadi sesuatu yang mudah dikelola, sehingga waktu yang saya miliki bisa digunakan untuk menciptakan pengalaman pelanggan yang hebat atau untuk menciptakan nilai bisnis,” ujarnya.
AWS pun merespons kebutuhan ini dengan menghadirkan solusi database yang mudah dikelola, efisien dari sisi biaya, dan mampu mendukung pemanfaatan data untuk analitik dan kecerdasan buatan.
“Pelanggan meminta kami untuk memastikan bahwa data yang berada dalam sistem operasional mereka dapat dengan mudah diakses untuk analitik, Al, dan untuk menghadirkan pengalaman berbasis agent (agentic experiences),” jelas Ganapathy.
Generative AI dan Agentic AI Jadi Tren Dominan
Melihat ke masa depan, Ganapathy memprediksi bahwa dalam dua hingga tiga tahun ke depan, generative AI dan agentic AI akan menjadi dua tren teknologi yang mendominasi lanskap digital Indonesia.
Untuk menjawab tren tersebut, AWS telah menghadirkan platform Bedrock dan Agent Core, yang memberikan akses kepada para pengembang di Indonesia dan seluruh dunia untuk memanfaatkan berbagai model AI terkemuka secara global.
“Di Bedrock, Anda bisa melihat model dari Anthropic dan OpenAl, tapi juga model dari Tiongkok seperti DeepSeek – semuanya tersedia, agar bisa langsung dimanfaatkan untuk mengubah teknologi hebat ini menjadi nilai nyata.”
Ganapathy menekankan pentingnya proses literasi cepat dalam pengembangan AI, mulai dari ide, proof of concept, hingga peluncuran berskala besar yang dapat dinikmati jutaan pengguna.
“Saya memperkirakan, dalam dua tahun ke depan, saya bahkan tidak tahu apa yang akan saya katakan, karena teknologi ini bergerak sangat cepat. Tapi saya berharap, dalam dua atau tiga tahun, saya bisa kembali ke sini dan melihat deretan mitra dan bisnis luar biasa di Indonesia yang sudah berhasil mengubah kemampuan terbaru dari Al generatif menjadi dampak nyata untuk masyarakat Indonesia," ungkapnya.
Sebagaimana diketahui, adopsi teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) di Indonesia terus menunjukkan tren positif. Sepanjang tahun 2024, pertumbuhannya tercatat mencapai 47 persen secara tahunan.
Namun, studi terbaru dari Amazon Web Services (AWS) bersama Strand Partners mengungkapkan bahwa pemanfaatan AI masih banyak berada di tahap dasar, khususnya di kalangan perusahaan besar.
Dalam laporan berjudul Unlocking Indonesia’s AI Potential, disebutkan dari sekitar 18 juta pelaku usaha yang telah menggunakan AI, hanya sebagian kecil yang benar-benar memanfaatkannya secara transformatif.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
