Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 22 Januari 2025 | 23.47 WIB

Geser Dot Com, Domain Internet Lokal Dot Id Mulai Dipercaya Masyarakat, Naik Segini di 2024

Jumpa pers update capaian Pengelola Nama Domain Internet Indonesia di 2024, Jakarta (22/1). (RianAlfianto/JawaPos.com). - Image

Jumpa pers update capaian Pengelola Nama Domain Internet Indonesia di 2024, Jakarta (22/1). (RianAlfianto/JawaPos.com).

JawaPos.com - Banyak dari kita, apalagi yang biasa mengakses situs atau website untuk berbagai keperluan pasti sudah kenal apa itu domain internet. Domain internet adalah nama unik yang digunakan untuk mengidentifikasi situs web di internet.

Domain berfungsi untuk mempermudah pengguna mengakses situs web, karena menggantikan alamat IP yang panjang dan sulit diingat. Nah, domain terdiri dari beberapa bagian, yaitu nama domain utama dan ekstensi domain.

Ekstensi domain adalah akhiran yang berada di akhir alamat domain, seperti dot com (.com) dot id (.id) dot org (.org) dan lain-lain. Indonesia punya ekstensi domain sendiri yang diakui secara global, yakni dot id.

Terkait domain lokal tersebut, dalam perkembangannya mulai dipercaya masyarakat sebagai ekstensi domain internet. Melalui update terbaru yang dicatat Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (Pandi) domain dot id di Indonesia sepanjang 2024 berhasil menggeser domain dot com.

Pandi mengklaim sukses menutup tahun 2024 dengan catatan kinerja tercapainya target pendaftar domain dot id yang tembus 1.215.714. Angka tersebut mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap domain dot id sebagai identitas digital yang bersaing dengan domain dot com.

Ketua Pandi John Sihar Simanjuntak ditemui JawaPos.com di Jakarta, Rabu (22/1) menjelaskan, berdasarkan laporan statistik Pandi tahun 2024, Top 3 market share domain dot id di tempati my.id sebanyak 440.518 untuk posisi teratas, kemudian disusul ~.id sebesar 286.097, dan posisi ketiga ditempati .biz.id sebesar 180.632.

“Domain dot id sudah digunakan di lebih dari 180 negara, kami pun bertekad untuk terus berkembang dan menargetkan 1.350.000 domain .id terdaftar di tahun 2025," ungkap John.

Berdasarkan catatan JawaPos.com, di angka pendaftaran domain dot id di 2024 tersebut mengalami kenaikan. Sebab jika dibandingkan dengan sepanjang 2023 lalu, pendaftaran domain dot id hanya mencapai 951.421 saja.

John menambahkan, naiknya angka pendaftaran domain dot id di 2024 tidak terlepas dari naiknya literasi digital di masyarakat. Menurut John, pendaftaran domain dot id di 2024 banyak dilakukan secara personal.

"Seperti untuk UKM, website bisnis dan sebagainya. Selain itu banyak juga website seperti pondok pesantren dan sekolah-sekolah dan pemerintahan baru yang mendaftar domain dot id," papar John.

John juga yakin, domain dot id kini terus menunjukkan daya saingnya dengan meraih pangsa pasar yang lebih besar dibandingkan domain dot com di Indonesia. Posisi tersebut secara tidak langsung menjadikan domain dot id sebagai salah satu pilihan pelaku usaha maupun masyarakat di Tanah Air dalam membangun ekosistem internet yang inklusif, inovatif, dan kompetitif.

Merujuk data Asia Pacific Top Level Domain Association (APTLD) per Oktober 2024, market share atau pangsa pasar domain dot id di Indonesia menunjukan tren positif. Pada tahun 2022, pangsa pasar domain dot id tercatat sebesar 39 %, sementara domain dot com masih mendominasi dengan 47 %.

Namun pada tahun 2023, dot id berhasil meraih 43 %, sedangkan dot com mengalami penurunan menjadi 42 %. Data terbaru pada Oktober 2024 menunjukkan bahwa domain dot id kini menguasai 51 % dari total pasar domain di Indonesia sebesar 1,9 juta nama domain, sementara dot com kembali merosot di angka 40 %.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore