Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 9 Agustus 2024 | 23.25 WIB

Alasan Pemeriksaan Bandara Wajib Keluarkan Laptop, yang Sering Terbang Pasti Paham, Ini Penjelasannya

Laptop harus dikeluarkan dari tas saat melewati mesin x-ray di bandara (The Sun).


 
JawaPos.com - Para pengguna setia transportasi udara pasti sudah tidak asing dengan ketentuan pemeriksaan ketat sebelum memasuki atau boarding hingga terbang menggunakan pesawat. Misalnya saja saat melewati mesin x-ray, buat yang membawa laptop wajib untuk mengeluarkan laptop mereka.
 
Begitu juga dengan benda elektronik lainnya saat hendak melewati mesin x-ray petugas keamanan bandara. Proses screening ketat dalam pemeriksaan keamanan bandara tersebut merupakan aturan yang sudah ditetapkan secara internasional dan dilakukan jelas bukan tanpa sebab.
 
Misalnya saja, pengamanan yang ketat terhadap barang-barang elektronik di dalam kabin dilakukan untuk mengantisipasi aksi terorisme. Maka dari itu di Indonesia, dan juga bandara lainnya, salah satu upaya memperketat pencegahan kejahatan di pesawat udara adalah dengan melakukan pemeriksaan sebelum boarding.
 
 
Sementara terkait dengan alasan kenapa laptop dan perangkat elektronik lainnya mesti dikeluarkan saat hendak memasuki mesin x-ray adalah karena sifat baterai laptop yang padat.
 
"Alasan penumpang perlu melepaskan terutama laptop dan kadang-kadang tablet, adalah karena baterai dan beberapa barang elektronik adalah bahan logam yang sangat padat sehingga mengaburkan apa yang ada di bawahnya," ujar seorang operator mesin x-ray bandara bernama Michael Sorensen yang dikutip dari surat kabar tabloid Britania Raya, The Sun.
 
Jadi itu sebabnya petugas keamanan bandara meminta barang elektronik dengan baterai besar diletakkan di samping tas penumpang atau di letakkan dalam baki tersendiri. "Jika petugas tidak memberi tahu penumpang untuk melepaskan laptop mereka, maka memungkinkan barang terlarang tidak akan terlihat," tambahnya.
 
 
Menurutnya, baterai laptop tidak hanya menjadi hal yang merepotkan saat melewati keamanan bandara. Namun baterai juga bisa sangat berbahaya di pesawat. 
 
Administrasi Penerbangan Federal Amerika atau FAA juga memberi peringatan bahwa baterai laptop bisa menjadi terlalu panas saat ditahan di pesawat. Mereka mengatakan bahwa jika sebuah laptop menyala di dalam tas yang juga berisi barang-barang yang mudah terbakar seperti deodoran aerosol, api dapat dengan cepat tumbuh cukup besar untuk membuat seluruh pesawat terbakar.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore