Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 26 Mei 2024 | 22.53 WIB

Cara Mudah Langganan Starlink Indonesia, Berikut Daftar Harganya

Layanan internet berbasis satelit milik Elon Musk, Starlink secara resmi telah beroperasi di Indonesia, sejak Minggu (19/5). - Image

Layanan internet berbasis satelit milik Elon Musk, Starlink secara resmi telah beroperasi di Indonesia, sejak Minggu (19/5).

JawaPos.com - Layanan internet berbasis satelit milik Elon Musk, Starlink secara resmi telah beroperasi di Indonesia, sejak Minggu (19/5). Hal ini ditandai dengan peresmian Starlink di di Puskesmas Pembantu Sumerta Kelod, Denpasar, Bali.

Untuk diketahui, Starlink merupakan layanan internet yang dikelola oleh SpaceX, perusahaan penerbangan luar angkasa yang juga dimiliki oleh Elon Musk.

Starlink pertama kali diperkenalkan ke publik pada tahun 2018. Hingga kini, sekitar 5.000 satelit Starlink telah berhasil diorbitkan menggunakan roket SpaceX, Falcon 9. Layanan ini menawarkan kecepatan internet yang bervariasi antara 25 hingga 220 Mbps.

Untuk berlangganan Starlink, masyarakat perlu memiliki perangkat Very Small Aperture Terminal (VSAT) atau stasiun penerima sinyal. VSAT adalah antena berbentuk piringan dengan diameter kurang dari satu meter atau hingga empat meter, yang berfungsi menangkap dan menerima sinyal internet untuk disalurkan ke perangkat seperti ponsel dan komputer.

Berikut dua jenis VSAT yang ditawarkan oleh Starlink:
- VSAT yang digunakan oleh pelanggan yang bakal menetap di suatu lokasi seperti pelanggan di area perumahan. Harga VSAT ini adalah Rp7.800.000.
- VSAT yang digunakan oleh pelanggan dengan mobilisasi tinggi, seperti digunakan untuk kapal yang aktif beroperasi di perairan. Harga VSAT ini adalah Rp43.721.590.

Adapun bagi masyarakat yang tertarik menggunakan layanan internet Starlink, berikut ini cara untuk memesan perangkat VSAT dan paket langganan Starlink Indonesia:

1. Kunjungi laman Starlink Indonesia (https://www.starlink.com/id).
2. Gulir halaman ke bawah dan isi kolom "Alamat Layanan" dengan "Indonesia".
3. Klik "Pesan Sekarang".
4. Halaman akan menampilkan ketersediaan Starlink di wilayah tersebut.
5. Lengkapi informasi kontak dan alamat pengiriman, kemudian klik "Perbarui Alamat Pengiriman".
6. Halaman situs akan memuat biaya layanan per bulan dan harga perangkat keras sesuai yang dipilih pengguna.
7. Situs juga akan menampilkan biaya pengiriman dan penanganan senilai Rp 345.000.
8. Selanjutnya, pilih "Melakukan Pesanan".

Pemesanan hanya dapat dilakukan melalui kartu kredit maupun debit Mastercard atau Visa dengan estimasi waktu pengiriman selama 1-2 minggu.
Khusus untuk layanan Starlink Residensial, paket yang datang termasuk router WiFi, kabel Starlink 15 meter, kabel daya, serta base station untuk menyambung perangkat.

Dengan begitu, pengguna dapat memasang perangkat secara mandiri tanpa bantuan teknisi dengan mengikuti pedoman yang disediakan aplikasi Starlink. Tagihan pertama layanan internet Starlink Indonesia akan diterima setelah pengaktifan atau 30 hari setelah pengiriman.

Mengutip situs resminya, ada total 6 paket yang disediakan oleh Starlink. Berikut daftar harga langganan Starlink perbulannya:

1. Paket Residensial

- Standar: Rp 750.000 per bulan
- Perangkat keras standar: Rp 7.800.000.

2. Paket Jelajah

Paket Jelajah dilengkapi dengan fitur utama berupa kuota mobile tanpa batas di pedalaman, portabilitas, serta jeda layanan kurang dari 10 mph saat bepergian atau dalam kondisi bergerak.

Paket ini cocok dipasang di karavan untuk kelompok yang tidak menetap atau nomad, paket layanan meliputi:
- Mobile regional: Rp 990.000 per bulan
- Mobile global: Rp 6.995.480 per bulan
- Perangkat keras standar: Rp 7.800.000.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore