
Jumpa pers LG Objet Design Competition.
JawaPos.com - LG Objet Design Competition resmi memiliki pemenang yang berhak atas total hadiah senilai Rp 200 juta. Selain tiga pemenang yang mewakili karya terbaik dari kedua kategori yang dipertandingkan, mahasiswa dan profesional, kompetisi tingkat nasional bagi desain hunian yang mengusung tema “Harmonisasi Rumah Modern” ini juga memiliki penghargaan khusus berupa Social Media Award bagi masing-masing kategori.
Tiga pemenang utama masing-masing kategori didapat dari penjurian antara PT LG Electronics Indonesia (LG) sebagai penyelenggara, bersama dengan perwakilan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jakarta dan Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII) Jakarta.
Hal ini diklaim merupakan dukungan kedua institusi besar yang menaungi profesi arsitek dan desainer interior di Indonesia ini sejak awal penyelenggaraannya. Sementara bagi Social Media Award, pemenangnya ditentukan dari popularitas karya di media sosial.
“Kami berharap, seluruh karya pemenang ini dapat menginspirasi bagi tumbuhnya desain dan tatanan sebuah hunian modern yang juga mengedepankan harmonisasi antara pengguna, ruang dan produk elektronik yang mendukung kesehariannya,” ujar Lee Taejin, President of LG Electronics Indonesia di Jakarta.
Lebih lanjut dikatakannya, sepanjang kompetisi yang dihelat dari 22 Juli hingga 8 September lalu, LG Objet Competition ini telah berhasil menarik minat lebih dari seratus peserta yang mengirimkan karyanya.
Penilaian yang multi aspek ini didukung dengan ragan latar belakang keahlian dari ketiga juri didalamnya. Ar Novriansyah Yakub dari Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jakarta, memberi penilaian terkait sudut pandang hunian masa depan dari perspektif arsitektur bangunan. Kemudian ada juga Diana Nazir dari Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII) Jakarta yang turut membagikan keahliannya dengan memberi evaluasi dari sisi tata desain dalam ruang.
Sebagai perwakilan dari perusahaan, Jay Jang selaku Marketing and Relations Director of LG Electronics Indonesia, melengkapi penilaian dengan fokus pada padu padan peletakan produk LG Objet Collection dalam ruang dengan mempertimbangkan pemanfaatan optimal produk bagi penggunanya.
Juara pertama untuk kategori Profesional dimenangkan oleh Marcellus Rafi. Sedangkan untuk juara kedua dan ketiga diraih oleh David Wibowo Sampurna dan Ogi Julian Saputra. Marsha Theresia sukses meraih kategori Social Media Award sebagai hasil karya yang mendapatkan likes terbanyak setelah hasil karyanya di post di platform Instagram.
Untuk kategori Mahasiwa, Massa menjadi juara pertama. Vincentius Bhima Ardhatama dan Kesi Nurmilawati menjadi juara kedua dan ketiga. Social Media Award diserahkan kepada Vanidia Vegantara. Kategori Mahasiwa ditujukan untuk mahasiswa jenjang Pendidikan D3-S1 Arsitek dari Universitas di Indonesia serta para arsitek dan interior designer yang tidak menjadi anggota IAI dan HDII.
Sebagai informasi, penamaan LG Objet Design Competition sendiri diambil dari nama yang sama pada koleksi terbaru LG. Ditujukan bagi keluarga modern, koleksi ini tersebar dari perangkat kulkas, mesin cuci, air purifier dan TV. Hal yang menjadi ciri pembedanya ada pada pilihan sentuhan akhir yang lebih berwarna serta desainnya yang estetis.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
