Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 6 Oktober 2023 | 01.30 WIB

Resmi Diumumkan, Google Assistant Kini Terintegrasi Teknologi AI Bard

Google Assistant kini terintegrasi fitur AI Bard.

 
JawaPos.com - Google Assistant atau Asisten Google mendapatkan pembaruan yang didukung teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Pada acara langsung bertajuk Made By Google, perusahaan tersebut memperkenalkan Assistant with Bard, versi baru dari asisten pribadi seluler populernya yang kini didukung oleh teknologi AI generatif. 
 
Pada dasarnya ini merupakan kombinasi Asisten Google dan Bard untuk perangkat seluler. Asisten baru ini akan mampu menangani lebih banyak pertanyaan dan tugas, mulai dari permintaan sederhana seperti 'bagaimana cuacanya?', 'setel alarm', atau 'kirim SMS ke Jenny', seperti sebelumnya, kini respons yang lebih cerdas diberikan oleh Bard AI Google.
 
Hal ini mencakup kemampuan untuk mendalami aplikasi Google Anda sendiri, seperti Gmail dan Google Drive, untuk menawarkan tanggapan yang dipersonalisasi terhadap pertanyaan berdasarkan keikutsertaan. 
 
Artinya, Anda dapat melakukan hal-hal seperti mengajukan pertanyaan kepada Asisten Google seperti 'kirimkan email penting yang saya lewatkan minggu ini', dan bantuan digital dapat menggali email yang perlu Anda ketahui.
 
Fitur ini dibangun berdasarkan pembaruan yang dirilis Bard pada pertengahan September, yang memungkinkan chatbot AI dan ChatGPT menyaingi kemampuan untuk berintegrasi dengan aplikasi dan layanan Google sendiri, termasuk Gmail, Dokumen, Drive, Maps, YouTube, dan Google Penerbangan serta hotel, melalui 'Ekstensi penyair'. 
 
Pengguna yang telah memilih untuk mengizinkan Bard mengakses Gmail, Drive, dan Dokumen mereka tidak perlu melakukannya lagi saat menggunakan fitur di Asisten. Namun, mereka yang belum mencoba ekstensi harus memberikan izin kepada Bard sebelum dapat melakukannya. tanggapi pertanyaan pribadi tersebut di aplikasi Asisten.
 
Selain menemukan sesuatu di kotak masuk Anda, Google menyarankan kemampuan yang diperluas dapat digunakan untuk tugas-tugas pribadi, seperti perencanaan perjalanan, membuat daftar belanjaan atau menulis keterangan untuk media sosial, misalnya. 
 
Dengan peluncuran eksperimen baru ini, Google bertujuan untuk menguji bagaimana orang menggunakan Asisten dengan Bard sebelum meluncurkan fungsinya secara luas ke masyarakat umum di Android dan iOS.
 
Dan karena Bard kini ada di perangkat seluler, pengguna dapat berinteraksi dengannya dalam berbagai cara.
 
"Ia bisa mendengar melalui mikrofon. Itu dapat berbicara kepada Anda melalui keluaran suara. Itu bisa melihat melalui kamera Anda. Dan bahkan dapat mengambil tindakan untuk membantu Anda," jelas Sissie Hsiao, Wakil Presiden Google Bard dan Asisten, dalam sebuah wawancara tentang fungsi baru tersebut dilansir via TechCrunch
 
Eksekutif tersebut memosisikan ekspansi ini sebagai lompatan besar bagi asisten digital perusahaan, yang sebelumnya hanya terbatas pada tugas-tugas yang lebih mendasar.
 
"Asisten Google, selama tujuh tahun terakhir, telah membantu ratusan juta orang menyelesaikan berbagai hal melalui metode alami dan percakapan. Jadi, hal-hal seperti menyetel alarm, menanyakan cuaca, atau melakukan panggilan cepat hanya dengan mengucapkan 'Hai, Google'. Dan kini dengan hadirnya AI generatif, terdapat peluang baru untuk menghadirkan asisten digital yang lebih cerdas, lebih personal, dan lebih intuitif. Dan kami pikir hal ini tidak hanya sekedar suara," lanjut Sissie.
 
Pengguna dapat berinteraksi dengan Google Assistant dengan Bard melalui tiga cara. Mereka dapat mengajukan pertanyaan dan menindaklanjutinya dengan suara mereka, mengetikkan pertanyaan mereka, atau mereka dapat memanfaatkan kamera melalui integrasi Google Lens dari Bard. Yang terakhir memungkinkan pengguna untuk mengambil atau mengunggah gambar untuk melengkapi pertanyaan mereka.
 
Siisie juga mengatakan orang-orang telah menggunakan fitur ini dalam beberapa cara unik, seperti memotret pakaian dan sepatu mereka dan bertanya kepada Bard bagaimana menatanya, memotret aplikasi, dan meminta Bard menulis kode scaffolding.
 
Selain itu, pada perangkat Pixel dan ponsel Samsung tertentu, Anda dapat menekan lama tombol daya atau tombol beranda, untuk memunculkan jendela pop-up mengambang yang menawarkan hamparan percakapan pada halaman yang Anda lihat, memungkinkan Bard untuk merespons apa yang Anda lihat di layar. 
 
Misalnya, Anda dapat melihat Bard pada gambar sebuah hotel dan menanyakan apakah hotel tersebut tersedia untuk dipesan akhir pekan ini.
 
Dengan integrasi Bard ke Asisten Google, hal ini tidak dibatasi oleh versi web apapun, yang berarti kini Bard juga dapat memeriksa ulang jawaban Anda jika ada kekhawatiran tentang halusinasi AI, masalah yang dihadapi AI modern saat mereka menyusun jawaban yang salah berdasarkan informasi palsu.
 
Fitur itu juga diluncurkan pada pertengahan September. Google juga mengatakan Asisten dengan Bard awalnya akan diluncurkan di pasar terbatas dan tidak hanya pasar berbahasa Inggris.
 
Namun, belum ditentukan pasar atau bahasa mana yang akan menerima pembaruan terlebih dahulu. Dalam beberapa bulan mendatang, ini akan diluncurkan secara lebih luas ke pengguna seluler iOS dan Android sebelum menjajaki kemungkinan menghadirkan fungsionalitas Asisten yang ditingkatkan ke platform lain.
 
 
 
Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore