Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 11 Juni 2023 | 23.04 WIB

Microsoft Menambahkan Obrolan Suara AI ke Bing di Desktop

Peramban milik Microsoft, Bing, belakangan makin canggih setelah ditopang oleh teknologi AI. - Image

Peramban milik Microsoft, Bing, belakangan makin canggih setelah ditopang oleh teknologi AI.

 
JawaPos.com - Sekarang Anda dapat berbicara dengan Bing di desktop, dan Bing bahkan dapat membacakan balasannya untuk Anda dengan lantang. Hal ini setelah Microsoft meluncurkan dukungan suara untuk chatbot mesin pencari di Edge untuk PC, yang ditenagai oleh teknologi GPT-4 OpenAI. 
 
"Kami tahu banyak dari Anda suka menggunakan input suara untuk mengobrol di ponsel," tulis raksasa teknologi itu dalam catatan rilis pratinjau Bing terbarunya. 
 
Fitur ini pertama kali tersedia di chatbot AI Bing untuk aplikasi selulernya.  Sekarang ini juga tersedia di desktop dan pengguna hanya perlu mengetuk ikon mikrofon di kotak Bing Chat untuk berbicara dengan bot bertenaga AI.
 
Fitur ini mendukung bahasa Inggris, Jepang, Prancis, Jerman, dan Mandarin saat ini. Tetapi Microsoft mengatakan dukungan untuk lebih banyak bahasa sedang dalam proses.
 
Selain dapat mengajukan pertanyaan Bing hanya dengan berbicara, chatbot kini juga mendukung jawaban text-to-speech dan dapat menjawab pertanyaan Anda dengan suaranya sendiri. "Dengan menggunakan input suara, tanyakan pada Bing Chat, 'Apa twister lidah terberat yang Anda tahu?'" saran Microsoft. Dan ya, itu akan dapat merespons. 
 
Seperti yang dicatat The Verge, Microsoft juga telah memperkenalkan dukungan suara untuk Bing Chat di desktop tidak lama setelah mengumumkan bahwa mereka akan mematikan aplikasi Cortana mandiri untuk Windows, yang berfungsi sebagai asisten suara, akhir tahun ini. 
 
Dalam pengumumannya saat itu, Microsoft menunjukkan bahwa pengguna masih akan memiliki akses ke "fitur produktivitas yang kuat di Windows dan Edge, yang telah meningkatkan kemampuan AI." Secara khusus, disebutkan Bing Chat dan Microsoft 365 Copilot yang menggunakan kecerdasan buatan untuk menghasilkan konten dalam aplikasi perusahaan. 
 
Diketahui, belakangan Microsoft memang tengah unggul dengan teknologi AI atau Artificial Intelligence-nya. Hal ini setelah Microsoft diketahui merupakan sosok di balik perusahaan teknologi rintisan bernama OpenAI yang mengembangkan ChatGPT.
 
Kehadiran ChatGPT dengan AI generatifnya bahkan menjadi trigger bagi perusahaan teknologi besar lainnya untuk ikut mengembangkan hal yang sama. Google, Meta, Adobe, bahkan Apple belakangan ikut mengembangkan hal serupa, berlomba dalam tren AI untuk lebih mudah digunakan oleh siapapun.
Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore