JawaPos Radar

Ancaman BBK Electronics dan Huawei Bersaudara

22/07/2018, 18:10 WIB | Editor: Fadhil Al Birra
CEO Huawei, Ren Zhengfei, dinasti smartphone tiongkok
CEO Huawei Ren Zhengfei. (NetMag)
Share this image

JawaPos.com - Kehadiran BBK Electronics di bisnis smartphone rupanya menjadi ancaman dan masalah besar bagi vendor lainnya. Meskipun sebagian besar konsumen belum pernah mendengarnya. Oppo dan Vivo telah lama menjadi pemain utama tidak hanya di pasar ponsel pintar Tiongkok, tetapi juga di dunia internasional.

Sebagaimana JawaPos.com lansir dari laman AndroidAuthority baru-baru ini, di pasar Tiongkok, pertumbuhan Oppo dan Vivo tak boleh diragukan. Oppo dan Vivo bersaing segit dengan kompetitornya, Xiaomi. Xiaomi tampaknya tak terkalahkan dengan membangun jaringan toko-toko lokal, sedangkan pesaing bersaudara, Oppo dan Vivo fokus pada upaya secara online.

Sementara di sisi lain, Apple dan Samsung telah berjuang untuk mengimbangi sifat kompetitif dari merek seluler buatan Tiongkok, termasuk yang ada di jaringan BBK. Menurut Counterpoint Research, merk lainnya yakni Huawei adalah yang terbesar sebagai merk tunggal dengan pangsa sebesar 20,2 persen dari pasar Tiongkok.

BBK Electronics, Duan Yongping, dinasti smartphone tiongkok
Pendiri BBK Electronics, Duan Yongping. (TechMeme)

Kendati begitu, Oppo dan Vivo keduanya sangat dekat di belakang pada 18,8 persen dan 17,0 persen. Jika digabungkan, merek smartphone BBK memiliki keunggulan yang nyaman dengan 35,8 persen dari pasar smartphone besar Tiongkok lainnya.

Dalam menjalankan roda bisnis dan upaya melebarkan sayap di pasar global, Huawei juga memiliki vendor turunan yang serupa dengan Oppo, Vivo, dan OnePlus. Dialah Honor.

Huawei sendiri memulai bisnisnya pada 1987 silam pada bidang perangkat dan jaringan telekomunikasi. Sayangnya, untuk pasar tanah air, nama kedua vendor bersaudara itu tidak secemerlang duet maut Oppo dan Vivo dari BBK Electronics.

Untuk Huawei, pergerakannya di pasar tanah air tidak terlalu terlihat signifikan. Banyak faktor tentu yang memengaruhi. Pun dengan saudaranya Honor.

Honor terbilang baru menginjakan kakinya secara resmi di Indonesia. Namun potensi dominasi kedua vendor tersebut patut diwaspadai vendor lainnya. Baik BBK Electronics dengan Oppo, Vivo, dan OnePlus-nya, maupun vendor lainnya termasuk vendor lokal tanah air.

(ryn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up