Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 2 Februari 2020 | 23.38 WIB

Mindset Lawas Jadi Hambatan Pandi Sosialisasikan Domain .Id

Ilustrasi: Domain internet. (BusinessInsider). - Image

Ilustrasi: Domain internet. (BusinessInsider).

JawaPos.com - Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (Pandi) menargetkan sebanyak 472.569 domain .id (dot id) baru di Indonesia sampai akhir 2020.  Mindset lama terkait domain internet harus .com (dot com) masih menjadi salah satu hambatan Pandi dalam peningkatan penggunaan domain lokal .id.

Wakil Ketua Bidang Pengembangan Usaha, Kerjasama dan Pemasaran Pandi, Heru Nugroho menyampaikan, mindset kalau domain harus .com merupakan hal yang berusaha mereka atasi. "Ini kan seperti sudah tertanam di otak kita kalau domain internet itu harus .com. Padahal kan tidak, ada domain lokal yang bisa dipilih seperti .id ini," ujar Heru dalam sebuah sesi media di Jakarta belum lama ini.

Selain masalah persepsi kalau domain internet harus .com, Heru juga menyebut yang membuat domain .id sulit tumbuh adalah karena ini sepenuhnya atau murni sebagai mekanisme pasar. Menurutnya, di negara lain, pemerintah ada yang sampai turun tangan untuk mewajibkan setiap domain internet di negaranya menggunakan domain lokal.

"Kalau di luar negeri beberapa negara memberikan privilege dengan setiap perusahaan yang masuk harus punya domain negara tersebut. Kalau di Indonesia tidak. Di sini murni mekanisme pasar," lanjutnya.

Pandi dalam mengurusi nama domain .id tidak hanya bekerja di dalam negeri saja. Market luar juga dibidiknya untuk menggunakan domain internet .id. Sementara untuk hambatan di luar negeri adalah bekerja sama dengan mitra luar untuk registri domain.

Pandi menurut datanya juga menyebut kalau Indonesia berada di posisi kedua setelah Vietnam yang memiliki jumlah domain lokal sebanyak 494.758 dengan peningkatan 7,5 persen dibanding tahun sebelumnya. Malaysia berada di peringkat ketiga dengan jumlah domain lokal sebanyak 322.992. Selanjutnya, Singapura dan Thailand berada di posisi keempat dan kelima dengan jumlah domain lokal masing-masing 182.115 dan 71.996.

Seperti sudah disinggung di atas, tahun ini Pandi menargetkan penggunaan nama domain .id dapat mencapai 472.569 dengan pertumbuhan 35 persen dari tahun sebelumnya. Salah satu cara untuk mencapai target tersebut adalah Pandi ingin pro-aktif mempromosikan diri agar nama domain .id dapat digunakan oleh negara-negara lain.

Pandi kini mempunyai situs domain .id. Situs tersebut merupakan marketplace berbahasa Inggris untuk berjualan nama domain .id. Selain itu, tahun ini, Pandi juga akan melakukan sejumlah kerja sama lanjutan dan baru yang akan dimulai terhadap perusahaan, lembaga atau instansi, organisasi dan lainnya.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore