Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 29 Januari 2018 | 15.15 WIB

Seperti Sulap, Kamera Masa Depan Bisa 'Tembus Tembok'

Ilustrasi pengguna kamera - Image

Ilustrasi pengguna kamera

JawaPos.com – Kamu pemilik smartphone dengan kamera lebih dari satu? Canggih? Punya beragam efek yang mampu membuat gambar hasil jepretan jadi lebih ciamik. Hal tersebut belum apa-apa. Kamera canggih yang ada pada smartphone saat ini masih menggunakan teknologi biasa-biasa saja. Kedepan, kamera akan mampu menembus tembok seperti adegan sulap di televisi.


Seperti JawaPos.com lansir dari laman TheWire, Senin (29/1), para peneliti dikabarkan sedang melakukan serangkaian riset agar kamera mampu menembus tembok untuk mendapatkan gambar yang  diinginkan persis seperti film bertema mata-mata.


Seorang Profesor Quantum Technologies di University of Glasgow, Daniele Faccio, dan Stephen McLaughlin dari Universitas Heriot-Watt, tengah melakukan penelitian tentang teknologi kamera yang jauh lebih revolusioner dari kamera yang ada saat ini.


Mereka berambisi bahwa kamera masa depan akan memiliki kemampuan untuk melihat melalui dinding dengan bantuan laser. Kamera itu kelak sanggup menangkap gambar menembus kabut, menangkap gambar di dalam tubuh manusia bahkan objek di balik tembok.


Penelitian tersebut melibatkan serangkaian sistem dan teori matematika yang kompleks agar dapat mewujudkan ide gila kamera yang mampu menembus dinding. Untuk mewujudkan objek bisa tertangkap mata lensa dari balik dinding membutuhkan proses komputasional dari data yang ditangkap kamera.


Lantas bagaimana cara kerja kamera tembus pandang tersebut? Pertama, sinar laser disorotkan untuk mengantar cahaya ke lantai atau mengarah ke suatu titik pada sebuah dinding. Cahaya dari laser akan memantul ke segala arah membentuk lingkaran gelombang cahaya. Lingkaran itu memantul pada objek tersembunyi seperti gema kembali pada sumber cahaya.


Kemudian, kamera dengan sensor ultra sensitif tersebut mampu mendeteksi photon tunggal yang digunakan untuk merekam gema pantulan laser, dengan frame rate 20 milyar frame per detik. Gambar yang terekam dalam kondisi laboratorium memungkinkan menangkap posisi objek tersembunyi. Terakhir dengan mengukur waktu yang dibutuhkan laser untuk bergema dan pantulannya tertangkap kamera, peneliti mengetahui seberapa jauh objek tersembunyi itu.


Jika riset tersebut menghasilkan sebuah produk yang benar-benar nyata. Kemungkinan suatu hari nanti tidak akan ada lagi kamera konvensional seperti sekarang ini. Objek yang kamu foto bahkan bisa lebih ekstrim. Seperti otak dan organ tubuh manusia misalnya.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore