JawaPos Radar | Iklan Jitu

Genjot Bibit Unggul IT, Kini Indonesia Punya Sekolah Coding Gratis

18 September 2018, 13:32:44 WIB | Editor: Fadhil Al Birra
Menkominfo Rudiantara, sekolah coding gratis, menkominfo sekolah coding
Menkominfo Rudiantara menyaksikan penandatanganan sekolah coding gratis kerja sama Indonesia-Prancis. (Istimewa)
Share this

JawaPos.com - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengapresiasi atas didirikannya sekolah coding gratis L’Académie. Menurutnya, hal itu sebagai upaya menggenjot Sumber Daya Manusia (SDM) pada bidang IT di Indonesia. Dengan terbentuknya praktisi IT kompeten tentu akan mendukung ekosistem digital di Indonesia.

“Salah satu pilar ekonomi digital adalah talenta terbaik guna mengisi ekosistem ekonomi digital. Saya mengapresasi upaya untuk memberikan dukungan penyediaan sumber daya manusia dalam ekonomi digital,” kata Rudiantara.

Pernyataan Rudiantara itu disampaikan bersama Menteri Ekonomi Digital Prancis Mounir Mahjoubi usai menyaksikan penandatanganan Kerja Sama Indonesia–Perancis untuk pembentukan Sekolah Coding Gratis di Kantor Kemenkominfo Jakarta, Senin (17/9). “Sekolah coding L’Académie merupakan sinergi konkret insan kreatif kedua bangsa di dalam mengembangkan dunia pendidikan dan ekonomi digital di Indonesia,” ungkap Rudiantara.

coding, sekolah coding gratis, sekolah coding indonesia
Ilsutrasi: Coding. (GettingSmart)

Lebih jauh, pria asal Bogor, Jawa Barat itu juga mengatakan, kerja sama itu akan bermanfaat bagi kemajuan Indonesia dan bisa mempererat hubungan bilateral kedua negara. “Saya harap kerja sama ini akan terus berlanjut dan semakin mempererat hubungan bilateral kedua negara,” ujarnya.

Penandatangan kerja sama itu juga dilakukan bersama Charles Guinot (Online Pajak), Gita Wirjawan (Ancora), Guillaume Catala, bersama dengan Oliver Ducourant yang mewakili 42. Nama '42' sendiri adalah sebuah badan nirlaba di Prancis yang memiliki konsep belajar yang akan dipakai di L’Académie.

Co-founder L’Académie Guillaume Catala menilai, Indonesia memiliki bibit-bibit profesional di dunia teknologi informatika dan perlu difasilitasi dalam mengasah dan mengembangkan kemampuan mereka. “Tidak ada syarat khusus atau batasan ijazah. Hanya tes masuk yang perlu diikuti untuk bergabung di L’Académie. Seluruh materi pembelajaran dan evaluasi akan disediakan oleh 42,” jelas Catala.

(ryn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up