
Ilustrasi
Di akhir Juni, sebuah aksi RDoS skala besar dilakukan oleh kelompok yang disebut Armada Collective, dan mereka menuntut sekitar US$
315.000 dari tujuh bank di Korea Selatan.
Namun, akan selalu ada cara lain dan pernah cukup populer digunakan di kuartal terakhir yaitu serangan Ransom DDoS tanpa DDoS sama
sekali.
Jadi para penipu mengirimkan pesan ancaman ke sejumlah besar perusahaan dengan harapan seseorang akan mengambil langkah aman dengan mengirimkan uang tebusan daripada mereka menyesal.
Pelaksanaan serangan pada dasarnya tidak akan pernah terjadi, namun jika ada satu perusahaan saja yang rela membayar, maka ini merupakan sebuah aksi yang medatangkan keuntungan dengan sedikit usaha dari penjahat siber.
Para ahli Kaspersky Lab memperingatkan apabila perusahaan yang menjadi korban memutuskan untuk membayar tebusan, hal itu dapat
menyebabkan kerusakan jangka panjang selain kerugian moneter seketika.
Reputasi 'pembayar' menyebar dengan cepat melalui jaringan dan dapat memicu serangan lanjutan dari penjahat siber lainnya.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
