
Super Mario Run
JawaPos.com - Keluarnya karakter Super Mario untuk kali pertama di luar Nintendo ke platform mobile membawa banyak kenangan. Sebab, si Tukang Ledeng yang sudah populer sejak 80an dan 90an itu bisa dimainkan dengan cara yang lebih mudah. Tanpa konsol game, karena cukup di ponsel. Bahkan, permainan itu bisa dimainkan oleh satu tangan saja.
Ada beberapa alasan kenapa game ini layak untuk dimainkan lagi, meski oleh orang dewasa. Berikut catatan Jawa Pos:
1. Karakter
Ya, inilah yang sesungguhnya bikin kangen. Ada Mario, si jamur bahkan monster yang tetap berulah dengan menculik si putri. Tidak hanya itu, Nintendo juga menghadirkan karakter musuh sama seperti permainan aslinya. Yakni, jamur cokelat yang harus diinjak Mario, begitu juga dengan kura-kura yang di beberapa level diberi saya untuk bisa terbang. Menariknya, semua karakter itu hadir dengan grafis yang sangat bagus.
2. Musik
Siapa yang tidak kenal background musik game Super Mario. Di seri terbarunya, musik itu tetap hadir, begitu juga saat di level underworld. Namun, diberi gubahan supaya kekinian dan menjadi pembeda dengan seri lama. Suara khas saat karakter Mario mati, menjadi besar karena jamur, sampai suara saat menyundul bata juga tetap ada meski dengan nuansa baru.
3. Stage atau level
Nintendo mempertahankan latar belakang level yang sudah dikenal baik. Seperti tatanan pipa yang harus diloncati, bentuk bata yang bisa dihancurkan, koin yang harus diambil, sampai tiang bendera yang harus dilompati sebelum menyelesaikan level.
4. Gameplay
Permainan Super Mario dikenal punya gameplay yang sederhana dalam bentuk dua dimensi. Bisa dikatakan, Super Mario Run punya gameplay yang sama dengan versi klasik. Tinggal loncat. Entah untuk menginjak musuh, menghancurkan bata, atau mengambil koin. Perbedaan mendasar, di Super Mario Run, karakter si Tukang Ledeng tidak bisa berlari ke arah sebaliknya. Secara otomati Mario berlari ke depan. Selain itu, Mario punya kemampuan meloncat lebih tinggi, dan bisa memanjat lewat loncatan berantai. (dim)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
