
Ilustrasi: SIM-Card konvensional.
JawaPos.com – Kehadiran E-SIM atau SIM elektronik yang tertanam langsung di smartphone tampaknya akan menjadi tren ke depan. Terlebih Apple lewat trio iPhone terbarunya yakni iPhone XS, iPhone XS Max, dan iPhone XR yang kini hadir dengan dukungan dual-SIM dengan satu di antaranya merupakan e-SIM.
Dukungan dual-SIM dengan satu e-SIM pada iPhone terbaru hanya hadir untuk beberapa pasar tertentu, di antaranya Tiongkok. Sementara untuk Indonesia, iPhone terbaru kemungkinan tidak membawa teknologi e-SIM.
Meski demikian, bukan tidak mungkin ke depan akan banyak vendor smartphone yang mengadopsi teknologi e-SIM di produknya. E-SIM disebut akan menjadi masa depan SIM Card pada perangkat mobile.
Seperti diberitakan sebelumnya, hanya ada 10 negara di dunia yang sudah menggunakan teknologi tersebut untuk kebutuhan koneksi seluler. Ke-10 negara itu adalah Kanada, Kroasia, Australia, Republik Ceko, Jerman, Hungaria, India, Spanyol, Inggris, dan Amerika Serikat.
Lantas untuk Indonesia sendiri, beberapa provider telekomunikasi kenamaan mengaku siap dengan implementasi teknologi e-SIM. Sebut saja XL Axiata dan provider pelat merah, Telkomsel.
Group Head Corporate Communication XL Axiata Tri Wahyuningsih mengaku, pihaknya siap dengan hadirnya teknologi e-SIM di kemudian hari. “Iya insya Allah siap, tergantung regulasinya nanti,” ujar perempuan yang karib disapa Ayu itu kepada JawaPos.com, Jumat (14/9).
“Dari sisi teknologi, kami sudah melakukan persiapan sejak tahun lalu, baik berupa kajian serta uji coba teknis terkait teknologi e-SIM ini. Kami akan mendukung jika nantinya aturannya sudah ditetapkan,” imbuh Ayu.
Senada, pihak Telkomsel lewat General Manager External Corporate Communications Denny Abidin mengatakan, Telkomsel selalu terbuka terhadap semua inovasi teknologi di dunia. Tidak terkecuali soal teknologi e-SIM.
“Prinsipnya, Telkomsel berkomitmen untuk terus fokus membangun ekosistem DNA (Device, Network, dan Application) di tanah air guna mendorong terciptanya masyarakat digital Indonesia,” ujar Abe, demikian sapaan akrabnya.
Lebih jauh, Abe mengungkapkan, yang tak kalah penting tentunya ada regulasi atau kebijakan pemerintah untuk mengatur hal tersebut. “Saat ini bagi kami yang paling utama adalah memaksimalkan kenyamanan pelanggan dengan upaya pemerataan serta kesetaraan dalam menikmati jasa telekomunikasi hingga ke pelosok daerah,” pungkas Abe.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
