Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 20 Mei 2025 | 03.46 WIB

Ponsel Bisa Diretas Tanpa Klik Apa Pun? Ahli Sarankan Restart HP Setiap Hari

Ilustrasi ponsel diretas hacker. - Image

Ilustrasi ponsel diretas hacker.

JawaPos.comTeknologi peretasan ponsel berkembang makin canggih dan tak terdeteksi.

Pakar keamanan siber memperingatkan, kini saatnya memperlakukan ponsel layaknya komputer, karena ancaman spyware semakin meluas dan menyasar siapa saja.

Selama 10 tahun terakhir, alat mata-mata digital kerap ditemukan di ponsel milik jurnalis, aktivis, hingga politisi. 

Hal ini memicu kekhawatiran tentang meningkatnya penyebaran spyware dan lemahnya perlindungan di sektor teknologi.

Mengutip dari ZDNet, Rocky Cole, salah satu pendiri iVerify perusahaan keamanan siber seluler, menjelaskan bahaya serangan zero-click dan mengapa penting untuk merestart ponsel setiap hari

Apa Itu Serangan Zero-Click?

Zero-click adalah metode serangan yang tidak membutuhkan interaksi pengguna, berbeda dengan phishing yang memerlukan klik. 

Serangan ini memanfaatkan celah keamanan di sistem untuk menginfeksi perangkat secara otomatis.

“Dalam kasus Graphite via WhatsApp, muatan seperti PDF atau gambar dikirim ke perangkat korban dan proses sistem yang menerima file tersebut memiliki celah yang kemudian dieksploitasi untuk menginfeksi ponsel” jelas Cole.

Meski belum ada laporan publik apakah Graphite bisa mengakses sistem iOS secara penuh, iVerify mendeteksi bahwa eskalasi hak akses melalui WhatsApp untuk masuk ke kernel iOS memang mungkin terjadi.

iVerify juga menemukan sejumlah crash WhatsApp mencurigakan di perangkat yang mereka pantau, yang diduga merupakan bagian dari serangan ini. 

WhatsApp baru-baru ini juga mengungkap adanya serangan terhadap sekitar 90 pengguna, mayoritas jurnalis dan anggota masyarakat sipil di lebih dari 20 negara. 

Juru bicara WhatsApp menyebut, serangan ini dilakukan oleh perusahaan spyware asal Israel, Paragon Solutions, yang kini dimiliki perusahaan ekuitas asal Florida, AE Industrial Partners.

Cara Melindungi Ponsel dari Spyware

Pengguna disarankan untuk memperlakukan ponsel seperti komputer, termasuk rutin melakukan reboot atau restart setiap hari

Hal ini dapat menghapus malware yang hidup di memori, meskipun tidak menjamin ponsel bebas dari infeksi ulang. 

Cole juga menyarankan penggunaan alat keamanan seperti iVerify yang dapat mendeteksi serangan tertarget.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore