
CEO Google Sundar Pichai./ Sumber foto: The Sun
JawaPos.com - Chief Executive Officer (CEO) Google mengeluarkan peringatan kepada pengguna android atas ancaman saat mengunduh aplikasi.
CEO Google Sundar Pichai telah memperingatkan bahayanya menginstall aplikasi diluar Google Play Store kepada jutaan pengguna android.
Salah satu kemudahan saat menggunakan ponsel yang menggunakan Sistem Operasi (OS) android adalah anda bisa menginstall aplikasi yang bukan dari toko aplikasi yaitu playstore.
Namun kini, CEO Google Sundar Pichai telah memperingatkan bahayanya menyimpang dari Google Play Store.
Dilansir dari Microsoft Stars (28/1), Pichai menyampaikan komentar tersebut dalam sidang pengadilan baru-baru ini, menyoroti masalah keamanan saat mengunduh aplikasi dari toko pihak ketiga.
Google saat ini terlibat dalam perselisihan hukum dengan Epic Games, perusahaan di balik blockbuster hit Fortnite, atas praktik Google Play Store-nya.
"Kami tidak ingin membiarkan Anda mengkompromikan ponsel Anda sepenuhnya."
"Ini bisa memasang malware di ponsel Anda. Ini bisa membahayakan keselamatan Anda, secara signifikan," kata Sundar Pichai. dan etos terbuka di balik Android, eksekutif Google sangat menyadarinya.
Baca Juga: Mengejutkan! CEO Google Sundar Pichai Akan Lakukan PHK Lebih Banyak Karyawan di Tahun 2024
“Kami mencoba untuk mencapai keseimbangan,” ucapnya. "IPhone Apple hanya mengizinkan App Store, tapi kami percaya pada pilihan. Jadi, di Android kami mengizinkan Anda melakukan sideload dan menginstal aplikasi tambahan. Ini seperti sabuk pengaman di dalam mobil. Kami menambahkan perlindungan sehingga Anda dapat menggunakannya dengan aman."
Epic Games pernah menggugat Google pada tahun 2020 atas komisi 30% yang diambil dari barang digital yang dijual di Google Play Store san pembelian aplikasi yang dilakukan dalam aplikasi game.
Epic Games mengklaim etalase digital Google, yang sudah diinstal sebelumnya di setiap perangkat Android dengan akses ke layanan Google seperti YouTube, Gmail, dan Google Maps, merupakan monopoli yang melanggar hukum.
Pengembang Fortnite ingin Google membuat toko aplikasi pihak ketiga, memasang aplikasi dari internet, dan pemrosesan pembayaran non-Google lebih mudah diakses.
Epic Games mengatakan perubahan ini akan membuat Android lebih ramah terhadap pengembang karena mereka akan dapat memutuskan apakah mereka ingin mendistribusikan aplikasi dan game mereka di Google Play Store atau toko pesaing secara setara.
Namun, Google berpendapat bahwa tuntutan Epic Games akan mencegahnya menawarkan pengalaman pengguna yang aman di Android karena risiko yang terkait dengan mengizinkan pengguna mengunduh perangkat lunak dari mana saja.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
