
Menkominfo Rudiantara (kiri) bersama Dirjen SDPPI Ismail saat jumpa pers update jaringan telekomunikasi pascabencana Sulteng di Kantor Kemenkominfo, Jakarta, Jumat (5/10).
JawaPos.com - Sepekan pascabencana gempa dan tsunami yang menerjang wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng), akses jaringan seluler mulai pulih. Hal tersebut disampaikan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara tentang 60 persen Base Recieved Transmitter (BTS) yang sudah berfungsi.
Dalam jumpa pers di Kantor Kemenkominfo di Jakarta, Jumat (5/10), Chief RA, sapaan karib Rudiantara, menjabarkan bahwa hingga kemarin, Jumat (5/10), jumlah BTS operator seluler yang telah berfungsi mencapai 60 persen. Angka tersebut naik 10 persen dari sehari sebelumnya."Secara keseluruhan, kesediaan BTS yang bisa dipakai di Sulteng yang tadinya hanya 12 persen pascabencana, kini sudah mencapai 60 persen recovery secara Provinsi," ujar Chief RA.
Kenaikan signifikan dari performa BTS pascabencana, dikatakan Rudiantara, tidak terlepas dari kerja keras tim recovery dari ketiga operator seluler. "Dengan dukungan penuh Tim dari Kemenkominfo di bawah pimpinan Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika, Ismail," imbuh Rudiantara.
Lebih jauh, saat terjadi gempa dan tsunami, kapasitas BTS di Sulteng dengan jumlah kurang dari 3.500 BTS, yang berfungsi secara keseluruhan hanya 12 persennya saja. Angka tersebut berarti bahwa sesaat setelah kejadian memilukan terjadi di Palu, Donggala, dan Sigi, 88 persen BTS mati alias tidak dapat berfungsi. Penyebabnya selain kerusakan juga karena pasokan listrik yang mati.
Untuk diketahui, MenKominfo Rudiantara memang menunjuk Dirjen SDPPI untuk menjadi penanggung jawab percepatan pemulihan infrastruktur dan layanan sektor Kominfo pascabencana gempa dan tsunami. Dalam masa tanggap darurat bencana ini, Kemenkominfo juga telah menurunkan jumlah telepon satelit yang telah didistribusikan ke posko-posko pengungsian berjumlah 64 unit. Masing-masing 31 unit di termin pertama dan 33 unit di termin kedua.
Sementara jumlah perangkat internet satelit yang sudah berfungsi di lokasi bencana mencapai 10 unit yang dipasang di 10 tempat, seperti Posko Utama Korem, Rumah Dinas Gubernur, Kantor Walikota, RS Bhayangkara, RS Wirabuana. Dengan 10 perangkat internet satelit tersebut, warga dapat mengakses internet menggunakan wifi gratis dengan User ID untuk 10 internet satelit tersebut adalah 'BaktiKominfo'.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
