Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 10 November 2023 | 21.08 WIB

Microsoft Ditengarai sedang Kerjakan Browser Virtual Multiperangkat

Ilustrasi: Paten Microsoft terkait browser web virtual multi-perangkat

 
 
JawaPos.com - Teknologi cloud berkembang sangat pesat, membuatnya semakin populer. Misalnya, layanan seperti Nvidia GeForce Now memungkinkan kita memainkan game dengan kualitas grafis AAA alias rata kanan di hampir semua perangkat, tanpa memerlukan perangkat keras tertentu.
 
 
Tapi bermain game hanyalah permulaan. Dalam waktu dekat, kita akan dapat melakukan hampir semua hal dengan melakukan streaming tugas kita di lingkungan virtual. Microsoft telah mengambil langkah ke arah ini dengan mendapatkan paten untuk browser web virtual multiperangkat. 
 
Dilansir dari Windows Report, kantor paten memainkan peran penting dalam membantu kita mengantisipasi pergerakan perusahaan teknologi di masa depan. Baru-baru ini, Microsoft mengajukan permohonan paten untuk teknologi yang menggambarkan browser web virtual yang mampu berjalan di perangkat apa pun.
 
Bagi yang mungkin belum familiar, browser virtual adalah browser web yang beroperasi di dalam mesin virtual. Ini pada dasarnya berarti bahwa browser berjalan di lingkungan yang terisolasi, terpisah dari sistem operasi host dan aplikasi lain, sehingga menciptakan ruang yang aman dan terisolasi.
 
Misalnya, pendekatan ini memungkinkan Anda menggunakan Chrome tanpa mengkhawatirkan spesifikasi teknis dan RAM perangkat yang Anda gunakan. Baik Anda memiliki laptop lama atau jam tangan pintar dengan perangkat keras terbatas, berkat paten browser web virtual Microsoft, Anda akan dapat menjelajah internet sesuka Anda. 
 
Menurut aplikasi perusahaan, sistem menggunakan browser virtual yang terletak di server proxy. Browser virtual ini melakukan semua pekerjaan berat – mengambil, merender, dan mengkodekan halaman web untuk semua perangkat.
 
Perangkatnya sendiri hanya perlu mampu memecahkan kode dan menampilkan halaman web. Mereka tidak perlu memiliki browser web sendiri atau mampu menangani masukan pengguna.
 
Sistem ini juga mencakup pengontrol sentuh yang dapat menjadi kendali jarak jauh untuk perangkat dengan kemampuan input pengguna terbatas atau tanpa kemampuan input pengguna sama sekali.
 
Namun, fakta bahwa perusahaan mendapatkan paten di bidang ini tidak berarti kita akan melihat browser web virtual multi-perangkat dalam waktu dekat. Perusahaan teknologi memperoleh ratusan, bahkan ribuan paten setiap tahunnya. Sayangnya, walaupun sekilas ide-ide tersebut tampak seperti ide bagus, hanya sedikit yang benar-benar terwujud.
 
 
Dalam banyak hal, browser virtual memiliki konsep yang mirip dengan cloud gaming. Jika kita ambil contoh, Stadia yang sekarang sudah tidak berfungsi, platform tersebut membuat pengguna mampu menjalankan video game yang menuntut di browser seperti Chrome. Browser virtual bekerja dengan cara yang sama, kurang lebih. (*)
Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore