
Raksasa manufaktur Tiongkok, Huawei. (TheTechPortal).
JawaPos.com - Raksasa manufaktur Tiongkok, Huawei, terus berkembang meskipun ada kesulitan dengan pemerintah Amerika Serikat (AS). Huawei tetap fokus pada swasembada dan sumber daya yang ada untuk terus maju.
Saat ini, Huawei memiliki beberapa chip yang dikembangkan sendiri (CPU dan chip AI) yang digunakan untuk perangkatnya. Belum puas akan CPU racikannya yang terbilang sukses, Huawei kini mengalihkan perhatiannya ke GPU. Ya, Huawei siap menjajal mengembangkan GPU atau chip pengolah grafis sendiri seperti halnya CPU yang telah berhasil mereka buat.
Menurut laporan dari Korea Selatan, dilansir JawaPos.com dari MyDrivers via Gizchina, Minggu (12/4), Huawei sedang menyiapkan departemen baru di Korea Selatan yang akan memasuki pasar GPU. Saat ini, pabrikan Amerika, Nvidia mendominasi pasar GPU.
Laporan tersebut mengklaim bahwa dengan komputasi awan dan bisnis AI dalam perjalanan, target selanjutnya adalah GPU. Selain itu, ada juga laporan bahwa Huawei sudah merekrut untuk departemen ini. Selain itu, rekrutmen tampaknya menargetkan karyawan dan pengawas internal Nvidia.
Sebelum ini, Huawei sampai batas tertentu memang diketahui melakukan pengembangan di pasar GPU. Tahun lalu, perusahaan meluncurkan chip Huawei Ascend 910. Chip ini tidak sepenuhnya yang terbaik tetapi di beberapa sektor, ini melampaui apa yang Nvidia tawarkan.
Kekuatan komputasi Ascend 910 chip setengah-presisi (FP16) adalah 256TFLOPS, yang dua kali lipat dari Tesla V100 Nvidia. Ini juga memberikan 512 TOPS pasa INT8 kinerja komputasi dengan hanya konsumsi daya maks 310 W.
Peningkatan besar dalam efisiensi daya adalah hasil dari arsitektur Da Vinci milik Huawei sendiri. Chip ini juga mendukung decoding video full-channel 128-HD (H.264 / 265).
Chip AI Huawei telah melampaui kinerja dan efisiensi energi GPU. Namun, GPU masih merupakan bagian tak terpisahkan dari komputasi berkinerja tinggi. Ini karena, selain AI, GPU juga memiliki kemampuan komputasi tujuan umum yang kuat yang tidak bisa diabaikan oleh Huawei.
Menurut laporan, laboratorium Huawei 2012 telah mengembangkan chip GPU sendiri selama bertahun-tahun. Namun, GPU Huawei bukan untuk grafik desktop. Ini terutama dirancang untuk server Huawei, komputasi awan, dan departemen lainnya.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=GeGgoXWzpg0
https://www.youtube.com/watch?v=WH8A8Pv8liU
https://www.youtube.com/watch?v=uNgvu6V5vhw

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
