Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 8 Februari 2019 | 18.15 WIB

Inspira Academy akan Bangun Pabrik Printer 3D Pertama di Indonesia

Ilustrasi: Printer 3D untuk membuat hasil cetakan dalam bentuk tiga dimensi. - Image

Ilustrasi: Printer 3D untuk membuat hasil cetakan dalam bentuk tiga dimensi.


JawaPos.com - Indonesia akan memiliki pabrik 3D printer pertama. Pabrik tersebut rencananya bakal dibangun di salah satu kawasan industri di Jakarta dengan investasi sekitar Rp 100 milliar.


Adapun yang akan memproduksi printer 3D ini adalah Inspira Academy. Inspira Academy diklaim sebagai satu-satunya lembaga edukasi pertama di Indonesia yang memiliki konsentrasi bidang design dan cetak 3D (3D creation), robotik, serta IoT. Pada 2019 ini, Inspira Academy akan membangun pabrik 3D printer pertama di Indonesia.


Founder Inspira Academy Sugianto Kolim mengungkapkan, keunggulan 3D printer salah satunya adalah bisa memproduksi sebuah karya desain dalam bentuk tiga dimensi. Jika sementara ini kita mendesain sesuatu barang atau produk, seperti mobil, Monas (Monumen Nasional) atau
bentuk lainnya, kita hanya bisa menge-print dalam bentuk kertas, namun berbeda dengan 3d printer.


"Dengan 3D printer ini, seseorang bisa mengeprint hasil desainnya berwujud mobil, Monas, dan lain-lain dalam bentuk tiga dimensi dengan skala tertentu," katanya dalam keterangan resmi kepada JawaPos.com.


lebih jauh, dirinya menyebut bahwa salah satu keunggulan teknologi 3D printer adalah mempermudah dan mempercepat proses produksi industri di segala bidang. "Sayangnya, harga 3D printer masih sangat mahal, baik untuk konsumsi bisnis atau perorangan. Makanya kami
tergerak agar percepatan industri 4.0 segera terealisir di Indonesia," terangnya.


"Kami akan membangun pabrik 3D printer yang direncanakan akan dibangun di salah satu kawasan industri di Jakarta dan diperkirakan menelan investasi Rp 100 milliar yang akan mulai di pertengahan tahun 2019 ini," imbuh Sugianto Kolim.


Meski memiliki ambisi besar mendukung Making Indonesia 4.0 dengan mendirikan pabrik 3D printer, dia menyebut hal itu tidak cukup dengan hanya peralatan saja. Sumber daya manusia juga menjadi salah satu hambatan. "Maka Inspira Academy melalui program #100inovatorIndonesia mencari 100 inovator Indonesia untuk dibekali pendidikan desain dan cetak 3D secara gratis. Ke depannya ilmu cetak 3D ini akan diaplikasikan ke dunia robotik dan STEAM," pungkasnya.

Editor: Fadhil Al Birra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore