Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 26 Oktober 2015 | 22.54 WIB

Waspada, 87 Persen Android Tidak Aman

Photo - Image

Photo

JawaPos.com– Sistem keamanan smartphone berbasis android mulai terancam. Penelitian yang dilakukan para peneliti dari University of Cambridge menganalisis lebih dari 20.000 smartphone dari berbagai merek. Hasilnya, sebanyak 87,7 persen perangkat android memiliki kerentanan yang kritis.



Fakta tersebut muncul sebagai tambahan dari sebuah penelitian yang pada awalnya bertujuan untuk menemukan perangkat jenis apa yang memiliki tingkat keamanan terbaik. Riset ini dilakukan dengan bantuan orang–orang yang biasa menggunakan smartphone mereka masing–masing.



Setiap peserta dibekali aplikasi khusus bernama Device Analyzer dari Google Play. Aplikasi ini membantu untuk mengetahui seberapa tahankah smartphone terhadap serangan yang berdampak luas dengan cara mengirimkan data ke perangkat lunak di masing-masing perangkat.



Namun, tidak semua kerentanan diperhitungkan, hanya yang benar-benar mengeksploitasi secara nirkabel saja. Dari kesemuanya ada 32 jenis yang kritis, namun hanya 11 bug yang bisa diterapkan ke semua perangkat, dan dipperhitungkan sepanjang percobaan untuk menghasilkan hasil yang adil.



Untuk mengukur tingkat keamanan dari berbagai vendor Android, tim peneliti Cambridge memperkenalkan indeks FUM (Free Update Mean). Free berarti perangkat yang bebas dari kerentanan kritis setelah melewati pengujian. U menunjukan perangkat dari vendor tertentu, yang menggunakan versi terbaru dari Android. Sedangkan, mean merupakan rata-rata jumlah kerentanan unpatched di smartphone yang tidak mendapatkan pembaharuan dari vendor tertentu.



Dalam jangka waktu 4 tahun (dari Juli 2011 hinga 2015), tingkat mean dari indeks FUM untuk seluruh perangkat Android mengalami penurunan yang mengerikan – 2,87 dari 10. Diperkirakan, smartphone yang paling aman adalah Google Nexus. Hal ini tentunya tidaklah mengherankan mengingat Google memperhatikan patching terhadap perangkatnya sendiri.



Sementara itu, Kaspersky Lab melalui keterangan tertulisnya kepada JawaPos.com menyatakan, ada hal yang cukup meresahkan dari penelitian ini yaitu pengecualian secara sengaja terhadap smartphone jenis Huawei, Lenovo, dan Xiaomi.



Sebab ketiga smartphone tersebut menduduki posisi teratas dalam peringkat penjualan smartphone android terlaris. Untuk itu, maka penelitian ini belum dapat dikategorikan sebagai sebuah penelitian yang adil dan mutakhir, namun hal ini juga tidak mengurangi tingkat kepentingan dari penelitian tersebut. (fab/jpg)

Editor: wawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore