
Photo
JawaPos.com- Kasus remaja ditawur atau dikeroyok hingga tewas di Semambung, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo, masih hangat dalam ingatan. Baru terjadi beberapa hari lalu (24/8). Sejumlah pelajar remaja di wilayah hukum Sidoarjo kembali nyaris terlibat tawuran.
Informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi Selasa (30/8) sore, sekitar pukul 16.00 WIB. Awalnya, ada puluhan siswa berseragam SMA tampak berseliweran di sekitar lokasi kejadian. Yakni, di Jalan dr Wahidin, Kelurahan Sekardangan, Kecamatan Sidoarjo Kota.
Mereka seperti sedang nyanggong atau menunggu seseorang. Benar saja, saat beberapa siswa dari salah satu sekolah di jalan tersebut hendak pulang, keributan pun terjadi. Para pelajar itu sempat adu fisik. Sebagian lagi ada yang berlari. Berusaha mencari perlindungan diri.
Warga sekitar yang khawatir keributan kian meluas lantas berinisiatif untuk membubarkannya. Warga juga melaporkan kejadian kepada polisi. “Sudah kami tindaklanjuti,” ujar Kapolsek Sidoarjo Kompol I Komang Yuwandi Sastra seperti dikutip Jawa Pos Radar Sidoarjo (31/8).
Beruntung, anggota Polsek Sidoarjo Kota dan Babinsa dari Koramil setempat segera tiba di lokasi kejadian. Tawuran antarpelajar tersebut berhasil diredam. Tak hanya itu, polisi juga melakukan koordinasi lebih lanjut.
Kabarnya, keributan tersebut dipicu aksi saling ejek antarsiswa di media sosial (medsos). Postingan di medsos tersebut diduga berisi tantangan dari salah satu siswa yang mengikuti perguruan silat. Persoalan berulang yang sudah kerap kali terjadi di banyak tempat.
Komang menegaskan, keributan tersebut tidak sampai memicu aksi tawuran. Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan pihak sekolah. “Jadi untuk menekankan ke anak didiknya dan agar berkoordinasi antarsekolah,” jelasnya.
Sebelumnya, pada Rabu (24/8) lalu, seorang remaja berinisial DS, 17, dan L, 15, menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang tidak dikenal (OTK) di gang kecil wilayah Semambung, Kecamatan Gedangan. Pengeroyokan pada pukul 23.45 WIB tersebut membuat DS meninggal dunia. Adapun rekannya, L, mengalami luka berat.
Polresta Sidoarjo mengaku sudah mengamankan terduga pelaku pengeroyokan di Semambung tersebut. Beberapa orang yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan itu telah digiring ke Mapolresta Sidoarjo. Namun, sejauh ini polisi belum merilis kasus pengeroyokan hingga membuat nyawa melayang itu. Termasuk apa motifnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
