
Ruangan yang biasa digunakan tim Campuspedia di Koridor Co-working Space. Rafika Yahya/JawaPos.com
JawaPos.com–Sudah 7 hari tim startup Campuspedia tidak datang ke kantornya di Koridor Co-working Space Surabaya. Bagian kantor startup di Koridor Co-working Space di Gedung Siola Surabaya berada di dalam Co-working. Bagian tersebut berisi 8–10 ruangan.
Ketika tim JawaPos.com berkunjung ke kantor Koridor di lantai 3 Gedung Siola, ruangan yang biasa ditempati Campuspedia kosong. Tempat itu disediakan Pemerintah Kota Surabaya untuk startup yang berdiri dan berkembang di Kota Surabaya.
Tidak hanya Campuspedia yang menempati kantor tersebut. Beberapa stratup asli Surabaya juga disediakan tempat oleh Pemkot Surabaya.
Beberapa di antaranya adalah Riliv dan Re-Blood. Beberapa startup baru yang disaring pemkot dari kegiatan Startup Heroes juga berkantor di Koridor Co-working Space.
Ruangan kantor yang biasa digunakan tim Campuspedia itu berjarak tiga ruangan dari ruang utama. Ruangan tersebut berdinding kaca, lengkap dengan meja kayu berukuran 2x1 meter dan 8 kursi.
”Biasanya ngantor di sini. Tapi sudah seminggu nggak ke sini,” tutur salah satu tim keamanan Koridor yang enggan disebut namanya.
Menurut penuturan tim keamanan, biasanya tim Campuspedia bekerja di ruangan tersebut. Sedangkan karyawan magang menempati kursi panjang di luar ruangan.
”Kalau ada yang magang, biasanya duduk di situ. Jadi kadang ramai,” tutur dia.
Namun, sudah seminggu ini tim Campuspedia tidak muncul. Tim keamanan juga tidak tahu alasannya. ”Mereka kan bebas bisa datang atau enggak tiap hari. Jadi kami nggak tahu,” ucap dia.
Sebelumnya, seorang karyawan magang di Campuspedia bercerita di Twitter bahwa dia hanya dibayar Rp 100.000 per bulan selama magang. Karena mundur sebelum masa magang berakhir, dia dikenakan penalti sebesar Rp 500.000.
Atas hal tersebut, Akbar Maulana, CEO Campuspedia menulis surat pernyataan yang diunggah ke akun Twitter @campuspedia_id. Berikut isi surat tersebut.
Menanggapi berita yang sedang ramai diperbincangkan, saya Akbar mewakili Campuspedia dengan rendah hati meminta maaf sebesar-besarnya kepada semau pihak yang telah kami kecewakan atas pemberitaan yang beredar di media sosial.
Menanggapi hal tersebut, izinkan kami menyampaikan beberapa poin di bawah ini.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
