Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 27 Oktober 2020 | 20.30 WIB

Antisipasi Unjuk Rasa Buruh, Polrestabes Surabaya Pasang Kawat Berduri

Mahasiswa membagikan minuman kepada anggota TNI yang bertugas menjaga unjuk rasa di depan Gedung DPRD Jawa Timur. Surabaya, Kamis (26/9). (Dipta Wahyu/Jawa Pos) - Image

Mahasiswa membagikan minuman kepada anggota TNI yang bertugas menjaga unjuk rasa di depan Gedung DPRD Jawa Timur. Surabaya, Kamis (26/9). (Dipta Wahyu/Jawa Pos)

JawaPos.com–Unjuk rasa lanjutan menolak UU Cipta Kerja kembali digelar di Surabaya pada Selasa (27/10). Diperkirakan terdapat 15 ribu demonstran yang hadir dalam unjuk rasa tersebut.

Terkait hal itu, Polrestabes Surabaya menyiapkan ribuan personel pengamanan. Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya AKP M. Akhyar mengatakan, total terdapat 4.820 personel yang disiapkan. ”Kami memperkirakan terdapat 7725 pengunjuk rasa. Sedangkan jumlah pengamanan 4.820 orang,” tutur M. Akhyar Selasa (27/10) pagi.

Dari pantauan JawaPos.com, kawat berduri sudah terpasang di halaman gedung Grahadi sejak pukul 10.00. Hal yang sama terlihat di wilayah Kebun Binatang Surabaya. Meskipun unjuk rasa akan dipusatkan di depan gedung DPRD dan gedung Grahadi, Kota Surabaya, ribuan personel dibagi ke dalam berbagai titik.

”Beberapa titik pengamanan ada di exit tol Rumokalisari, depan Terminal Osowilangun, Maspion IV, tol Dupak Demak, SMPN 5, dan Kedung Cowek,” terang M. Akhyar.

Polrestabes Surabaya juga mengamankan wilayah tol satelit, tol Simo, Waru Gunung, Karang Pilang, Masjid Agung, Kebun Binatang Surabaya, jembatan Mayangkara, Taman Pelangi, Mapolda Jatim, Hotel Bumi, BG Junction, Mapolsek Tegalsari, Bundaran Waru, Margomulyo, dan SIER.

”Sasaran unjuk rasa adalah gedung Grahadi dan kantor gubernur. Jumlah pengaman di Grahadi sebanyak 473 dan di kantor gubernur sebanyak 1209,” ujar Akhyar.

Sementara itu, Juru Bicara Aliansi Serikat Pekerja dan Serikat Buruh Jawa Timur Jazuli mengatakan, pihaknya terdiri atas 16 Konfederasi dan Federasi Serikat Pekerja dan Serikat Buruh se-Jawa Timur. Diperkirakan terdapat 15 ribu demonstran yang akan datang dari seluruh wilayah di Jawa Timur.

”Kami kembali melakukan aksi demonstrasi untuk menolak UU Cipta Kerja serta memperjuangkan kenaikan upah minimum,” ucap Jazuli.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=dW4Qkg-lf6U&ab_channel=jawapostvofficial

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore