Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 27 April 2020 | 18.58 WIB

Khofifah Pantau Pemudik di Pintu Tol Ngawi

HATI-HATI DI JALAN, PAK: Gubernur Jatim Khofifa Indar Parawansa menyapa pengendara yang melewati pintu keluar tol Ngawi di sela peninjauan checkpoint, Minggu (26/4). (PEMPROV JATIM FOR JAWA POS) - Image

HATI-HATI DI JALAN, PAK: Gubernur Jatim Khofifa Indar Parawansa menyapa pengendara yang melewati pintu keluar tol Ngawi di sela peninjauan checkpoint, Minggu (26/4). (PEMPROV JATIM FOR JAWA POS)

JawaPos.com - Forkopimda Jatim meninjau langsung pintu tol Ngawi kemarin. Rombongan itu terdiri atas Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan, dan Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Widodo Irsyansyah. Mereka melihat tenda yang menjadi titik checkpoint masyarakat yang masuk ke Jawa Timur.

Situasi sekitar jalan tol Ngawi berbeda daripada biasanya. Jalur dari Madiun menuju Solo ditutup. Kendaraan diarahkan ke pintu keluar tol Ngawi. Sebaliknya, jalur dari Solo yang mau masuk ke Ngawi juga ditutup.

Kendaraan diarahkan ke pintul tol Ngawi. Karena itu, semua kendaraan yang melewati jalur tol Ngawi‒Solo tidak akan lepas dari pemeriksaan petugas.

Saat tiba di checkpoint, semua pengendara wajib menunjukkan KTP. Selain itu, mereka harus melewati skrining di pintu tol tersebut. Skrining itu meliputi cek suhu badan dan pemeriksaan riwayat perjalanan. Petugas juga mengecek jumlah penumpang. Sesuai dengan aturan, kendaraan hanya boleh diisi maksimal 50 persen dari kapasitas kursi. Pengendara dari luar Jawa Timur akan dimintai keterangan. Sebagian besar diminta putar balik. Sebab, tujuan mereka masuk ke Jawa Timur adalah mudik. Bukan alasan pekerjaan.

Khofifah menyatakan, pemeriksaan di titik perbatasan dilakukan untuk mengantisipasi pemudik dari luar Jawa Timur. Itu sesuai dengan aturan pemerintah yang melarang mudik. Titik checkpoint tersebut dijaga tim gabungan dari TNI, Polri, tenaga kesehatan, dan relawan. ”Ada delapan titik pintu masuk Jawa Timur,” katanya. Dia menyebutkan, lebih dari 1.170 kendaraan berhasil dihalau. Mereka diminta putar balik.

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan menegaskan, pemerintah sudah menunda masa cuti bersama Lebaran pada akhir tahun. Dia berharap masyarakat bersabar. Korona sedang mewabah di Jawa Timur dan Indonesia. ”Semua memiliki peran untuk mengatasi virus tersebut,” tegasnya.

Hal yang sama disampaikan Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Widodo. Saat ini semuanya berkolaborasi dan bekerja sama mengatasi wabah itu. ”Kami memberi dukungan penuh demi terlaksananya pencegahan virus korona,” ucapnya.

Sementara itu, mudik masih bisa dilakukan jika berada dalam satu wilayah penyekatan. Permenhub 25/2020 terkait pengendalian transportasi masa mudik Lebaran untuk pencegahan Covid-19, khususnya pasal 5 ayat 3, menyebutkan bahwa larangan penggunaan transportasi darat dikecualikan untuk sarana transportasi darat dalam satu wilayah aglomerasi atau satu wilayah penyekatan.

Kabagpenum Divhumas Polri Kombespol Asep Adi Saputra menjelaskan, dengan ketentuan itu, masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa selama berada di dalam area penyekatan. ”Tapi, tidak keluar wilayah penyekatan,” tuturnya.

Misalnya, saat ini DKI Jakarta disekat bersamaan dengan Bekasi, Depok, Tangerang, dan Tangerang Selatan. Maka, masyarakat di Jakarta masih bisa melakukan perjalanan ke Bekasi atau Depok.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore