Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 13 Juni 2026 | 04.51 WIB

ITS Surabaya Desain Ulang Kapal Cepat dari Rusia, Produksi akan Dilakukan di Madura 

ITS Surabaya memfasilitasi kerja sama antara Saint Petersburg, Rusia dengan Pemprov Jatim terkair transfer teknologi kapal cepat. (Humas ITS) - Image

ITS Surabaya memfasilitasi kerja sama antara Saint Petersburg, Rusia dengan Pemprov Jatim terkair transfer teknologi kapal cepat. (Humas ITS)

JawaPos.com - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya memfasilitasi kerja sama strategis antara Saint Petersburg, Rusia, dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk pengembangan kapal cepat.

Dalam kolaborasi tersebut, ITS mendapat tugas mendesain ulang kapal cepat asal Rusia agar sesuai dengan karakteristik perairan Indonesia. Produksi kapal akan dilakukan secara lokal di Madura.

Kolaborasi ini ditandai dengan audiensi antara delegasi Saint Petersburg, Rusia dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan civitas akademika ITS di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (12/6).

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyambut baik inisiasi yang dijalankan oleh ITS. Langkah ini diharapkan mampu menjadi game changer bagi industri manufaktur perkapalan dan konektivitas laut tanah air.

"Melihat bagaimana Jawa Timur menjadi gerbang logistik untuk Indonesia Timur, maka transfer teknologi perkapalan yang diinisiasi oleh ITS menjadi hal krusial yang harus didukung,” tutur Khofifah, Jumat (12/6).

Ia menilai kolaborasi ini tak hanya memperkuat teknologi maritim, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi Jawa Timur, khususnya Surabaya. Pemprov Jatim pun siap mendukung pengembangan industri secara berkelanjutan.

Di sisi lain, Ketua Dewan Legislatif Saint Petersburg, Alexander N Belsky memastikan Rusia akan mengawal legalitas serta pemenuhan dokumen teknis demi mendukung transfer teknologi yang transparan.

"(Kerja sama ini) Tidak hanya membuka peluang transfer teknologi maritim, tetapi juga mempererat hubungan diplomatik dan ekonomi yang saling transparan antara Indonesia dan Rusia," ujar Belsky.

Sementara itu, Rektor ITS, Prof. Bambang Pramujati menyebut kampusnya dipercaya menyesuaikan desain awal kapal cepat dari Rusia agar sesuai dengan karakteristik serta kondisi gelombang perairan Indonesia.

“Penegasan poin kerja sama ini adalah kemandirian teknologi (kapal cepat berbahan alumunium) , ITS tidak ingin Indonesia hanya menjadi penonton atau sekadar pasar bagi teknologi asing,” ucap Prof. Bambang.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore