
Ilustrasi komuter. Dok JawaPos
JawaPos.com–Upaya Kereta Api Indonesia Daerah Operasional (KAI Daop) 8 untuk meningkatkan kenyamanan penumpang terus dilakukan. Hal itu dibuktikan dengan rencana merilis Komuter Eksekutif Surabaya–Malang.
Menurut Kabid Humas KAI Daop 8 Surabaya Suprapto, akan ada 4 perjalanan dalam jalur kereta itu. ”Ada 4 perjalanan, terdiri atas 2 kali pulang dan pergi. Masing-masing dari Stasiun Gubeng Surabaya dan Stasiun di Malang,” tutur Suprapto pada Kamis (26/11).
Untuk jenis kereta, lanjut Suprapto, merupakan kereta Arjuno Ekspress. ”Jadwal pertama berangkat berangkat dari Stasiun Surabaya Gubeng pukul 06.00. Kemudian sampai di Stasiun Malang pukul 07.55. sementara dari Malang ke Surabaya, pemberangkatan pertama pukul 10.25 sampai pukul 12.05,” papar Suprapto.
Untuk pemberhentian, Suprapto mengungkapkan, kereta hanya akan berhenti di Sidoarjo dan Lawang. Dengan waktu tempuh 1 jam 55 menit.
Sementara itu, untuk pemberangkatan kedua, kereta akan berangkat dari Surabaya pukul 13.00, kemudian sampai pukul 14.55. ”Sementara dari Malang ke Surabaya, pemberangkatan kedua pukul 17.40–19.41,” ujar Suprapto.
Ketika ditanya pemberangkatan pertama, Suprapto belum tahu. Sebab, pihaknya masih menunggu grafik perjalanan kereta api 2021.
”Masih menunggu. Ada kayak ATC pesawat yang terlihat tempat awal dan tujuan. Itu masih menunggu,” papar Suprapto.
Soal harga, Suprapto juga belum mengetahui nominal pastinya. Sebab, masih menunggu 1 minggu sebelum peresmian. ”Harga belum ada kisaran. Biasanya 1 minggu sebelum peresmian akan diinformasikan. Kapasitas penumpang juga belum ada,” ujar Suprapto.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=bbECprka9e0

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Australia vs Mesir: Bursa Taruhan Unggulkan The Pharaohs, Opta Hanya Jagokan Socceroos 46 Persen
Prediksi Skor Argentina vs Tanjung Verde: Bursa Taruhan Jagokan Albiceleste, Opta Beri Peluang Menang Lebih dari 80 Persen
Prediksi Skor Australia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Menanti Kejutan Satu-satunya Wakil Asia
